Caketum PPP Harus Terbebas dari Isu Korupsi

Kamis, 04 Juni 2020 - 09:16 WIB
loading...
Caketum PPP Harus Terbebas...
Calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan bertarung dalam muktamar mendatang hendaknya bebas dari isu korupsi. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan bertarung dalam muktamar mendatang hendaknya bebas dari isu korupsi. Hal ini penting untuk mengangkat kembali peroleh suara PPP.

Analis politik UIN Jakarta Bakir Ihsan menganggap, dua ketua umum PPP terdahulu yang terjerat kasus hukum korupsi membuat partai ini mengalami degradasi suara dalam beberapa pemilu.

"Kepemimpinan PPP menjadi pertaruhan untuk mengonsolidasikan internal partai sehingga mampu menawarkan harapan baru di tengah kondisi PPP yang mengalami degradasi suara signifikan," tutur dia kepada SINDOnews, Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, seleksi awal dan utama yang harus diberikan bagi calon ketum PPP, selain berasal dari kader partai yang sudah makan asam garam di PPP, adalah terbebasnya dari isu-isu korupsi. "Ini untuk mengangkat PPP dari citra buruk dua ketua umumnya terlibat korupsi," ujarnya. (Baca juga: Partai Baru Pecahan PAN Harus Mampu Gaet Akar Rumput Muhammadiyah ).

Bakir menilai, PPP dalam beberapa tahun mengalami beban yang berat. Sehingga, momentum muktamar mendatang harus dijadikan pelajaran berharga agar partai ini tak terjebak dalam 'lubang yang sama'. Ia pun melihat, sebagai partai Islam, PPP belum berhasil menunjukkan identitas keislamannya secara substantif, sehingga kehilangan identitasnya yang sejatinya menjadi distingsi dari partai lainnya. (Baca juga: Ini Penjelasan KPK Terkait Bebasnya Romahurmuziy ).

Diketahui, Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V PPP merekomendasikan agar muktamar untuk memilih Ketua Umum PPP definitif dilaksanakan setelah Pilkada 2020. Namun, Pilkada 2020 yang sedianya dilaksanakan September, mundur menjadi Desember 2020 karena wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia. Belum ada kabar kapan Muktamar PPP dilaksanakan. (Baca juga: Soal New Normal, Ini Saran PPP untuk Pemerintah ).

Bakir Ihsan menganggap, jika mampu sebenarnya muktamar partai bisa dilaksakan dengan mengacu pada protokol kesehatan atau sebelum pilkada berlangsung. "Karena pascapilkada pun Covid-19 belum tentu selesai. Jadi ini sebenarnya terkait persoalan kesiapan penyelenggara," kata Bakir.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rekomendasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Febrie Ditetapkan Jadi...
Febrie Ditetapkan Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi dan Langgar HAM
Rakernas Perdana IKAL...
Rakernas Perdana IKAL Lemhannas Rumuskan Program Strategis Dukung Asta Cita Prabowo
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved