Politikus Golkar Dinilai Lebay Sikapi Usulan Angket Iriawan

Selasa, 19 Juni 2018 - 17:20 WIB
Politikus Golkar Dinilai...
Politikus Golkar Dinilai Lebay Sikapi Usulan Angket Iriawan
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat mengklaim fraksinya di DPR tidak berlebihan (Lebay) dalam menyikapi pelantikan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Komisaris Jenderal Pol M Iriawan sebagai penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jawa Barat (Jabar).

Ketua bidang Media dan Penggalangan Opini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ace Hasan Syadzily justru yang dianggap lebay, menyikapi usulan hak angket terkait Iriawan alias Iwan Bule itu.

"Hak angket ini hak yang dimiliki DPR, masa menggunakan hak disebut lebay? Ini yang ngomong (Ace Hasan) justru terlalu lebay menanggapi usulan angket tersebut. Hak itu sah," kata Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean dihubungi, Selasa (19/6/2018).

Ferdinand menilai, pernyataan Ace Hasan Syadzily terkait usulan hak angket pelantikan Iwan Bule merupakan bentuk kegusaran Partai Golkar sebagai pendukung pemerintah.
Terlebih lanjut dia, calon wakil gubernur Jawa Barat (Jabar) pendamping Dedy Mizwar, Dedi Mulyadi justru dari Golkar. "Saya menduga, Ace mulai reaktif karena ingin mengamankan sesuatu yang justru akan merugikan kadernya di Jabar," ujarnya.

Dia pun mengingatkan bahwa Demokrat menggulirkan hak angket itu untuk menguji kebenaran. "Apakah benar atau salah, bahwa Penerintah telah diduga melanggar Undang-undang dalam pengangkatan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar. Kami menduga sikap ngotot Jokowi ini ada motif tertentu," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua bidang Media dan Penggalangan Opini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai hak angket DPR itu tidak perlu. Bahkan, dia menilai Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR Didik Mukrianto sebagai pengusul hak angket itu berlebihan alias lebay dalam menyikapi pelantikan Iriawan alias Iwan Bule itu.
(maf)
Berita Terkait
Mendagri Belum Bisa...
Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktu Penundaan Pilkada Serentak 2020
Kemendagri Segera Serahkan...
Kemendagri Segera Serahkan DP4 Tambahan Pilkada Serentak 2020
Tunda Pilkada Serentak...
Tunda Pilkada Serentak 2020, Mendagri Belum Bisa Tentukan Waktunya
Kemendagri Sebut Ada...
Kemendagri Sebut Ada Dua Indikator Sukses Pilkada Serentak 2020
Kemendagri Optimistis...
Kemendagri Optimistis Pilkada Serentak Digelar Desember 2020
Mendagri Minta Tokoh...
Mendagri Minta Tokoh Agama dan Adat Dukung Pilkada Serentak
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved