MoU Perbantuan TNI kepada Polri Dinilai Berbahaya

Sabtu, 03 Februari 2018 - 14:42 WIB
MoU Perbantuan TNI kepada...
MoU Perbantuan TNI kepada Polri Dinilai Berbahaya
A A A
JAKARTA - Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman TNI dengan Polri tentang perbantuan TNI kepada Kepolisian dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat diprotes.

Sebab, aturan nomor B/2/2018 dan Nomor Kerma/2/I/2018 yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tertanggal 23 Januari 2018 itu dianggap berbahaya.

"Nah ini bahaya banget sebenernya ya," ujar ahli hukum tata negara Bivitri Susanti di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2018).

Karena kata Bivitri, tugas pokok dan fungsi TNI dengan Polri jelas berbeda secara konstitusi. "Dan memang dulu tuh tahun 1999 - 2002 waktu amandemen konstitusi, salah satu misi utamanya adalah untuk memisahkan TNI dan Polri tadi," ujarnya.

Semenjak itu, Polri bertugas di bidang ketertiban masyarakat, sedangkan TNI pada pertahanan negara.

"Dengan adanya MoU itu, itu kan seperti memberikan pintu masuk gitu, seakan-akan TNI menggunakan wewenang Kepolisian untuk masuk ke soal-soal ketertiban. Tidak bisa. Karena mereka sudah terpisah secara konstitusional," imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, karakter antara TNI dengan Polri juga berbeda. Dia menambahkan, prajurit TNI dilatih untuk perang atau membunuh musuh negara. Sedangkan pelanggar ketertiban merupakan warga negara Indonesia.

"Jadi MoU nya menurut saya ini sesuatu yang salah dan tidak konstitusional. Jadi mestinya dilakukan upaya-upaya politik supaya MoU ini dibatalkanlah menurut saya, karena ini berbahaya sekali, apalagi kita mau Pemilu kan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Ingatkan Bahaya Pembentukan Dewan Keamanan Nasional
Komisi I Minta Bentrok...
Komisi I Minta Bentrok Oknum TNI-Polri di Papua Tak Dibiarkan Berlarut
PKB Juang 2020 Bahas...
PKB Juang 2020 Bahas Gagasan Integrasi TNI-Polri Kawal Pembangunan Nasional
Kolaborasi TNI-Polri...
Kolaborasi TNI-Polri Dinilai Krusial untuk Jaga Stabilitas Keamanan
Brigjen Freddy Ardianzah...
Brigjen Freddy Ardianzah Tegaskan TNI-Polri Solid Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Refleksi 74 Tahun Polri,...
Refleksi 74 Tahun Polri, Peran Intelijen dan Binmas Jadi Ujung Tombak
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved