Di Sekolah Partai, PDI Perjuangan Bekali Cakada Strategi Pemenangan

Rabu, 31 Januari 2018 - 05:06 WIB
Di Sekolah Partai, PDI...
Di Sekolah Partai, PDI Perjuangan Bekali Cakada Strategi Pemenangan
A A A
DEPOK - PDI Perjuangan membekali para calon kepala/wakil kepala daerah yang mengikuti Sekolah Partai berbagai strategi untuk meyakinkan masyarakat pemilih. Mulai dari bagaimana mengelola dan memenej pemerintahan dengan program pro rakyat, hingga strategi pemenangan, Sekolah Partai menghadirkan pemateri yang kompeten sehingga peserta benar-benar mendapatkan bekal strategis dalam menghadapi pilkada Serentak 2018.

Dalam sesi materi Strategi Pemenangan Pilkada yang berlangsung pada Senin (29/1) sore, Sekolah Partai menghadirkan Direktur Ekskutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi. Dalam pemaparannya, Burhanuddin menyampaikan berbagai strategi pemenangan mulai dari syarat elementer yakni tingkat pengenalan calon oleh masyarakat pemilih, kemudian faktor sosiologis, dan faktor psikologis yang akan mempengaruhi elektabilitas atau tingkat keterpilihan sang calon.

“Popularitas atau tingkat pengenalan itu syarat elementer karena tidak mungkin pemilih akan memilih calon yang tidak dikenal,” kata Burhanuddin, di Wisma Kinasih.

Burhanuddin menyampaikan, dengan popularitas yang tinggi diharapkan elektabilitas juga tinggi karena sesuai dengan keinginan pemilih. Namun, tingkat pengenalan itu juga tentunya dari aspek yang baik, sehingga akan berpotensi menaikkan tingkat kesukaan. Sebaliknya, jika dikenal dalam hal buruk, maka efeknya tidak disukai.

Dalam sesi paparannya, Burhanuddin juga menyampaikan bagaimana strategi menggaet swing voter yang jumlahnya sangat signifikan di tengah masyarakat yang tingkat identitas kepartaiannya (party id) rendah. Kemudian, Burhan juga menyampaikan bagaimana strategi calon ketika menghadapi petahana dan sebaliknya, bagaimana petahana harus menghadapi penantangnya.

Selain Burhanuddin, pemateri lain yang dihadirkan PDI Perjuangan dalam Sekolah Partai pada senin kemarin adalah perwakilan Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pemaparannya, perwakilan KPK menyampaikan materi tata kelola pemerintahan bersih dan transparan. Ada enam fokus yang disampaikan yakni perencanaan APBD, pengadaan barang/jasa, perizinan berbasis IT, penguatan APIP, e-samsat, dan tunjangan perbaikan pernghasilan (TPP) bagi ASN.
(pur)
Berita Terkait
PDIP Daftarkan Serentak...
PDIP Daftarkan Serentak Seluruh Paslon Pilkada pada 4 September
Eks Wakil Ketua TPN...
Eks Wakil Ketua TPN Jadi LO PDIP untuk Pilkada Serentak Kaltim
PDIP Patok Target Tinggi...
PDIP Patok Target Tinggi Menangi Pilkada Serentak 2020
Menangkan Pilkada Serentak,...
Menangkan Pilkada Serentak, PDIP Terapkan Strategi Gotong Royong
Menang 4 Pilkada di...
Menang 4 Pilkada di Sumatera Barat, PDIP: Terima Kasih Masyarakat Sumbar
Jadi Agenda Strategis,...
Jadi Agenda Strategis, PDIP Targetkan Kemenangan di Pilkada Serentak 2020
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved