Konsep Single Mux Operator Dinilai Bisa Picu PHK Besar-besaran

Selasa, 07 November 2017 - 21:50 WIB
Konsep Single Mux Operator...
Konsep Single Mux Operator Dinilai Bisa Picu PHK Besar-besaran
A A A
JAKARTA - Konsep penyiaran terpusat dari negara atau single mux operator diyakini akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran terhadap lembaga penyiaran swasta (LPS) di bidang teknik yang mengelola infrastruktur transmisi penyiaran di LPS eksisting.

Jumlah pekerja di bidang teknik penyiaran diperkirakan mencapai 5.000 orang.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Neil R Tobing dalam diskusi Mengkaji Plus Minus Single and Multi Operator Televisi Digital di Hotel Mercure, Jalan Hayam Wuruk Nomor 123, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Di samping itu, harga sewa dalam konsep single mux operator tidak kompetitif. "Karena tidak ada kompetitor," ujarnya.

Dia mengatakan, harga sewa sepenuhnya dikontrol oleh mux operator. "Dan LPS tidak memiliki posisi tawar," katanya.

Sementara dengan konsep penyiaran dari negara dan swasta alias multi mux operator (multiplekser jamak) diyakini tidak akan menimbulkan PHK karyawan teknik transmisi.

Selain itu, kata dia, dalam konsep multi mux operator, harga sewa menjadi kompetitif sesuai dengan mekanisme pasar (supply and demand).

Diketahui, konsep single dan multi mux operator menjadi salah satu isu pokok revisi Undang-undang tentang Penyiaran yang hingga kini masih diperdebatkan.
(dam)
Berita Terkait
Bahas UU Penyiaran,...
Bahas UU Penyiaran, DPR Tunggu Masukan Pemangku Kepentingan
Masalah RUU Penyiaran
Masalah RUU Penyiaran
Larangan Jurnalisme...
Larangan Jurnalisme Investigasi Eksklusif di RUU Penyiaran, Praktisi Hukum: Sangat Multitafsir
Regulasi dan Persaingan...
Regulasi dan Persaingan Sehat: Kunci Kebangkitan Industri Penyiaran di Era Digital
Mastel Soroti Tantangan...
Mastel Soroti Tantangan Industri Penyiaran di Era Digital dan Usulkan Solusi Inovatif
Pers Diawasi DPR jika...
Pers Diawasi DPR jika RUU Penyiaran Disahkan
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved