Sikap KPK Tolak Penuhi Panggilan Jadi Catatan Pansus Angket

Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:22 WIB
Sikap KPK Tolak Penuhi...
Sikap KPK Tolak Penuhi Panggilan Jadi Catatan Pansus Angket
A A A
JAKARTA - Sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menolak memenuhi panggilan Panitia Khusus (Pansus) hak angket DPR terhadap KPK akan menjadi catatan tersendiri bagi Pansus. Adapun alasan KPK menolak memenuhi panggilan itu karena masih menunggu hasil gugatan uji materi terkait pembentukan angket terhadap lembaga antikorupsi itu di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Terkait dengan sikap KPK yang tidak akan memenuhi undangan apabila dipanggil oleh Pansus Angket tentu akan menjadi catatan tersendiri bagi Pansus," ujar Anggota Pansus Angket KPK Risa Mariska di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Risa menjelaskan, bahwa Pansus Angket berfungsi sebagai sistem pengawasan dan keseimbangan (Check and balances). Maka, lanjut Risa, KPK sebaiknya hadir dalam setiap pemanggilan atau undangan Pansus.

"Dengan hadirnya KPK dalam Pansus maka hal tersebut akan memperlihatkan sikap dan komitmen KPK yang taat dan tertib pada hukum," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Terlebih lagi, kata dia, dalam persidangan MK yang lalu terkait uji materi hak angket dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) juga sudah jelas dijelaskan bahwa hak angket adalah hak DPR yang diatur dalam konstitusi.

Selain itu, anggota Komisi III DPR ini menambahkan, KPK sebagai salah satu lembaga eksekutif nonkementerian dapat dievaluasi agar KPK memperbaiki kekurangan dan kelemahan yang ada di dalam tubuh lembaga antikorupsi itu. "Dengan demikian tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak hadir dalam undangan Pansus Angket," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
Soal Pansus Hak Angket...
Soal Pansus Hak Angket Haji, Jokowi: Itu Hak DPR
Respons Menag Yaqut...
Respons Menag Yaqut soal DPR Bentuk Pansus Angket Pengawasan Haji
Tolak Pansus Hak Angket...
Tolak Pansus Hak Angket Minyak Goreng, PKB Pilih Bentuk Panja
Usut Transaksi Janggal...
Usut Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Hinca Dorong Bentuk Pansus Hak Angket
DPR Resmi Sahkan Pansus...
DPR Resmi Sahkan Pansus Hak Angket Haji 2024 untuk Selidiki Penyalahgunaan Kuota Jemaah
Berita Terkini
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved