Dukung Pemerintah hingga 2019, PAN Tak Ingin Buru-buru Usung Jokowi

Senin, 21 Agustus 2017 - 19:21 WIB
Dukung Pemerintah hingga...
Dukung Pemerintah hingga 2019, PAN Tak Ingin Buru-buru Usung Jokowi
A A A
BANDUNG - Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan kembali komitmennya mendukung Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Partai berlambang matahari terbit ini menegaskan akan mengawal Jokowi-JK hingga akhir masa jabatan demi lancarnya pembangunan.

"PAN dengan pemerintah sudah jelas, final, mendukung hingga tuntas," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PAN di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Senin (21/8/2017).

Menurut Zulkifli, dukungan tegas PAN kepada pemerintah sangat penting agar berbagai program pembangunan dapat terlaksana dengan baik. "Agar pasar jadi, jembatan jadi. Kami ingin menyukseskan pembangunan ini," ucapnya.

Dia memastikan, PAN akan bereaksi jika ada pihak-pihak yang ingin mengganggu jalannya pemerintahan Jokowi-JK. "Kami protes kalau ada yang mengganggu," ucapnya.

Sebelumnya, posisi PAN disorot oleh partai politik anggota koalisi pendukung Jokowi-JK. Pasalnya PAN berbeda pendapat dengan anggota koalisi saat pengesahan revisi Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu beberapa waktu lalu. (Baca juga: PDIP Anggap PAN Bukan Lagi Pendukung Pemerintah )

PAN bersama Gerindra, Demokrat, dan PKS memilih keluar ruangan (walk out) karena tidak setuju syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) dipatok sebesar 20% kursi di DPR dan 25% suara sah nasional.

Kendati demikian, kata Zulkifli, PAN belum ingin terburu-buru menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut dia, masih terlalu dini untuk menyatakan dukungan pada ajang demokrasi tersebut. "Enggak usah terburu-buru, nanti rakyat marah. Urusan sekarang itu bagaimana rakyat bisa bekerja, punya pendapatan, daya beli tinggi, makanan terjangkau," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
PAN Berpeluang Tempatkan...
PAN Berpeluang Tempatkan Kader di Kabinet Jokowi-Maruf Amin
Peluang PAN Masuk Kabinet...
Peluang PAN Masuk Kabinet Lebih Besar Dibanding Demokrat dan PKS
Zulhas dan Elite PAN...
Zulhas dan Elite PAN Bertemu Jokowi, Pengamat: Tak Mungkin Hanya Bahas UMKM
Pengamat Nilai PAN di...
Pengamat Nilai PAN di Bawah Zulhas Relatif Siap Bermitra dengan Istana
Tak Mudah bagi PAN untuk...
Tak Mudah bagi PAN untuk Tempatkan Kader di Kabinet Jokowi-Maruf Amin
PAN Belum Dapat Informasi...
PAN Belum Dapat Informasi Utuh Terkait Tawaran Masuk Kabinet Jokowi
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved