Pansus Angket DPR Ungkap Dugaan KPK Kondisikan Saksi Palsu

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 14:34 WIB
Pansus Angket DPR Ungkap...
Pansus Angket DPR Ungkap Dugaan KPK Kondisikan Saksi Palsu
A A A
JAKARTA - Pansus hak angket DPR menyoroti dugaan penyimpangan dan tindakan tidak sesuai prosedur yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya menyangkut dugaan KPK menggunakan saksi palsu untuk suatu perkara.

Wakil Ketua Pansus angket DPR Masinton Pasaribu mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa KPK memiliki rumah sekap untuk mengondisikan saksi palsu. Dia menyebutkan, ada dua buah rumah sekap berupa aprtemen di wilayah Kelapa Gading, dan di daerah Depok.

"Penyidik menyekap orang akan dikondisikan sebagai saksi palsu," ujar Masinton dalam acara diskusi Polemik Sindo Trijaya bertema Cerita Novel, KPK, dan Pansus DPR, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017).

Dia menambahkan, selain disekap, pengondisian saksi palsu juga disertai dengan tindakan kekerasan. Selain memperoleh informasi terkait rumah sekap, dirinya juga menerima informasi terkait dugaan tukar guling kasus oleh KPK.

Bahkan, kata dia Pansus juga menemukan indikasi KPK mengistimewakan koruptor tertentu terkait dugaan adanya penyelewengan harta sitaan para koruptor. "Ada koruptor yang dibina KPK. Saya sebut saja, Nazaruddin. Ada aset yang Katanya sudah disita, tapi dikelola oleh tangan lain. Ada mafia sita aset di dalam," ungkapnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini memastikan pihaknya akan memanggil KPK untuk meminta klarifikasi terkait informasi tersebut. Dia meminta KPK bersiap dan berani menjelaskan di depan Pansus. (Baca: Anggaran Pansus Angket KPK Rp3,1 Miliar)

"KPK, berani jujur hebat," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
Soal Pansus Hak Angket...
Soal Pansus Hak Angket Haji, Jokowi: Itu Hak DPR
Respons Menag Yaqut...
Respons Menag Yaqut soal DPR Bentuk Pansus Angket Pengawasan Haji
Tolak Pansus Hak Angket...
Tolak Pansus Hak Angket Minyak Goreng, PKB Pilih Bentuk Panja
Usut Transaksi Janggal...
Usut Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Hinca Dorong Bentuk Pansus Hak Angket
DPR Resmi Sahkan Pansus...
DPR Resmi Sahkan Pansus Hak Angket Haji 2024 untuk Selidiki Penyalahgunaan Kuota Jemaah
Berita Terkini
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved