PAN Nilai Aneh Partai Pro-Pemerintah tapi Dukung Angket KPK

Senin, 01 Mei 2017 - 01:51 WIB
PAN Nilai Aneh Partai...
PAN Nilai Aneh Partai Pro-Pemerintah tapi Dukung Angket KPK
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan menolak pengguliran hak angket untuk menyelidiki dugaan penyimpangan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski usulan hak angket telah disetujui DPR, Zulkifli mempertanyakan sikap partai pendukung pemerintah yang justru mendorong pengguliran hak angket.

"Hak angket itu pada akhirnya menyatakan pendapat kepada Presiden. Kan aneh kalau partai pemerintah usul hak angket," ungkap Zulkifli di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (30/4/2017).

(Baca juga: Tak Kuorum, Hasil Paripurna DPR Soal Angket KPK Ilegal)


Hak angket yang disetujui pada rapat paripurna Jumat, 28 April 2017 lalu, ditandatangani oleh sejumlah anggota DPR dari fraksi PDIP, Hanura, dan Nasdem.

Terkait satu orang anggota fraksi PAN, Daeng Muhammad, yang meneken hak angket, Zulkifli menyatakan hal tersebut merupakan sikap individu, bukan fraksi. "Kalau usulan (angket) hak anggota. Tapi setelahnya ada sikap fraksi, ya harus diikuti," ucap Zulkifli.

Meski ada anggota partainya yang mendukung hak angket, Zulkifli memgatakan tak ada sanksi bagi yang bersangkutan. Dia memastikan tak akan mengirim utusan fraksi dalam rapat-rapat pansus angket KPK. "Kami tak akan kirim orang," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Komisi III DPR Tegaskan...
Komisi III DPR Tegaskan Pemberantasan Narkoba Harus Radikal dan Konkret
KPK Diminta DPR dan...
KPK Diminta DPR dan Dewas Segera Sampaikan Laporan Kinerja
Lebih Mudah Kroscek,...
Lebih Mudah Kroscek, Komisi II DPR Usul Vaksinasi Pakai E-KTP
Anggota DPR Ini Apresiasi...
Anggota DPR Ini Apresiasi KPK Pajang Tersangka Korupsi
KPK Periksa Eks Direktur...
KPK Periksa Eks Direktur PT Sandipala terkait Korupsi e-KTP
Ada Apa Perwakilan Gereja...
Ada Apa Perwakilan Gereja Kingmi Sambangi KPK?
Berita Terkini
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Infografis
Sembako Bakal Dikenakan...
Sembako Bakal Dikenakan Pajak Pertambahan Nilai Oleh Pemerintah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved