Pembatasan Media Berpotensi Turunkan Partisipasi Pemilih

Senin, 23 Januari 2017 - 22:19 WIB
Pembatasan Media Berpotensi...
Pembatasan Media Berpotensi Turunkan Partisipasi Pemilih
A A A
JAKARTA - Pembatasan media dalam menginformasikan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2017 dikhawatirkan justru menurunkan partisipasi pemilih.

“Kalau ada pembatasan yang sangat signifikan terkait media massa dalam menyosialisasikan, mengiklankan, atau mengampanyekan Pemilu 2019 dikhawatirkan (justru) tidak berhasil meningkatkan partisipasi publik,” tutur Ketua Pansus DPR tentang revisi Undang-undang Penyelenggaraan Pemilu (UU Pemilu) Lukman Edy usai menggelar konsultasi dengan MNC Media, di MNC Tower, Jakarta, Senin (23/1/2017).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini tidak dapat dipungkiri kerja media massa erat kaitannya dengan penyampaian informasi kepada publik. (Baca juga: MNC Kritisi Pembatasan Media dalam UU Pemilu)

Dia mengatakan, penyelenggara pemilu membutuhkan kesuksesan dalam sosialisasi iklan dan pemberitaan media massa guna meningkatkan partisipasi publik.

“Oleh karena itu catatan supaya membuka ruang lebih luas terhadap media massa dalam iklan, sosialisasi, publikasi itu harus dibuka seluasnya. Ini catatan penting di dalam diskusi kami dengan MNC,” tuturnya.

Dia menambahkan pada dasarnya UU harus memuat prinsip keadilan. Keinginan DPR melalui fraksi-fraksi yang ada adalah penting meniadakan dominasi partai politik atau calon terhadap media massa.

“Itu dari sisi DPR. Dari sisi media yang penting pengaturannya itu tidak membatasi pemberitaan. Kalau iklan dibatasi oke, tapi kalau pemberitaan tidak,” katanya.
(dam)
Berita Terkait
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
RUU Pemilu Dicabut dari...
RUU Pemilu Dicabut dari Prolegnas 2021, Bakal Lahir Perppu?
Maju-Mundur Revisi UU...
Maju-Mundur Revisi UU Pemilu, Kode Inisiatif: Serentak Bukan Hanya Urusan Waktu
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved