Perindo: Parpol Harus Ikhlas Beri Legitimasi Jokowi Susun Kabinet

Kamis, 05 Januari 2017 - 18:59 WIB
Perindo: Parpol Harus...
Perindo: Parpol Harus Ikhlas Beri Legitimasi Jokowi Susun Kabinet
A A A
JAKARTA - Terkait isu reshuffle Kabinet Kerja Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jususf Kalla (JK), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berpandangan, setiap partai politik (parpol) harus merelakan diri tidak menekan Presiden terlalu jauh, untuk menyusun Kabinet Kerja.

"Saya kira parpol harus ikhlas merelakan diri memberikan legitimasi mutlak untuk Presiden menata kabinetnya," kata Sekjen DPP Perindo Ahmad Rofiq ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (4/1/2016).

"Tanpa perlu ada tekanan atau meminta imbal jasa atas dukungan politik dengan mendudukkan orang-orangnya sebagai menteri," imbuhnya.

Sempat beberapa kali lingkungan Istana diguncang isu reshuffle, meskipun telah dibantah Presiden Jokowi, Rofiq menilai, hal itu menunjukkan parpol tetap ingin melakukan kompromi politik.

Apalagi menurutnya, terang-terangan beberapa parpol mengajukan calonnya atau mengklaim mendapat tawaran dari Medan Merdeka. Jika tekanan ini terus dilakukan, maka kinerja kabinet yang disusun kepala daerah tak bisa maksimal mewujudkan rakyat sejahtera.

"Biarkan Presiden menyusun kabinetnya tanpa campur tangan, tekanan-tekanan atau semacam kompromi politik tadi. Dengan demikian orang-orang yang terpilih benar-benar profesional dan mampu di bidangnya masing-masing sesuai latar belakang," ungkapnya.

"Inilah yang saya sebut ikhlas memberikan dukungan sebagai anak bangsa yang ingin negara dikelola dengan baik," ucap Rofiq.

Adanya kompromi politik, terutama antara Presiden dan parpol pendukung, dinilainya terlihat ketika janji kabinet ramping dan diisi kalangan profesional tidak bisa dipenuhi Jokowi.

Sehingga orang nomor satu itu tidak leluasa menempatkan orang-orang terbaik untuk duduk di kementerian. "Hari ini kita melihat, kabinet tetap diisi oleh orang-orang parpol dengan formasi yang masih gemuk," tegasnya.

"Tentu ini bukti adanya kompromi politik yang tidak menunjukkan adanya kedewasaan parpol berdemokrasi," jelasnya.

Rofiq meyakini, sekuat apapun Jokowi ingin menampilkan performa Kabinet Kerja dengan kinerja yang maksimal dan profesional, niat itu akan jauh panggang dari api bisa direalisasikan.

"Parpol cukup perlu memaksimalkan fungsi kontrol dan evaluasinya sebagai legislatif. Kemudian men-support semua kebijakan Presiden yang nilai sejalan dengan pembangunan tujuan bernegara," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Perindo Anggap Reshuffle...
Perindo Anggap Reshuffle Kabinet Presiden Jokowi Logis
11 Langkah Kunci Perindo:...
11 Langkah Kunci Perindo: Siap Jadi Motor Penggerak Kabinet Prabowo
Presiden Jokowi Kembali...
Presiden Jokowi Kembali Reshuffle Kabinet, Partai Perindo Anggap Hal Biasa
Jokowi Tegur Menteri...
Jokowi Tegur Menteri Tak Sensitif Kesulitan Rakyat, Perindo: Segera Kendalikan Harga
Partai Perindo Doakan...
Partai Perindo Doakan Kesembuhan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved