Isu Reshuffle Rabu Pon, Perindo: Presiden Paling Tahu Kapan Waktunya
Selasa, 22 Maret 2022 - 21:31 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Politik dan Kebijakan Publik Heri Budianto mengatakan, Presiden Jokowi paling tahu kapan waktunya reshuffle. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah kehebohan isu reshuffle atau kocok ulang kabinet pada Rabu Pon besok, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menanggapinya dengan santai. Karena sebagai partai pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin, Perindo menyerahkan sepenuhnya kepada presiden.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada presiden langkah-langkah seperti apa yang dilakukan Pak Presiden,” kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Politik dan Kebijakan Publik Heri Budianto dalam MNC Prime News yang bertajuk “Isu Reshuffle Kabinet Jelang Rabu Pon” Selasa (22/3/2022) malam.
Pria yang akrab disapa Herbud ini menjelaskan, selain memiliki hak prerogatif, presiden juga tahu persis kapan waktu untuk melakukan reshuffle itu, dan apakah reshuffle itu penting untuk dilakukan. “Tentu presiden paling tahu kapan waktunya, apakah penting, atau mungkin juga urgensi reshuffle yang disampaikan sudah 5 kali dalam periode isu reshuffle itu,” ujarnya.
Baca juga: Ditanya Reshuffle Kabinet, Menkominfo Mengaku Dapat Undangan Ratas dari Presiden
Adapun isu ini yang sudah diembuskan 5 kali selama periode kedua Jokowi, Herbud memprediksi isu ini muncul karena adanya sejumlah dorongan-dorongan dari berbagai pihak, termasuk salah satunya lembaga survei. Selain itu, Rabu Pon yang sudah dikaitkan oleh publik dan juga media sebagai hari sakral bagi Jokowi melakukan reshuffle. “Tentu dalam situasi sekarang, saya sangat yakin teman-teman di KSP itu lebih tahu,” imbuh Herbud.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada presiden langkah-langkah seperti apa yang dilakukan Pak Presiden,” kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Politik dan Kebijakan Publik Heri Budianto dalam MNC Prime News yang bertajuk “Isu Reshuffle Kabinet Jelang Rabu Pon” Selasa (22/3/2022) malam.
Pria yang akrab disapa Herbud ini menjelaskan, selain memiliki hak prerogatif, presiden juga tahu persis kapan waktu untuk melakukan reshuffle itu, dan apakah reshuffle itu penting untuk dilakukan. “Tentu presiden paling tahu kapan waktunya, apakah penting, atau mungkin juga urgensi reshuffle yang disampaikan sudah 5 kali dalam periode isu reshuffle itu,” ujarnya.
Baca juga: Ditanya Reshuffle Kabinet, Menkominfo Mengaku Dapat Undangan Ratas dari Presiden
Adapun isu ini yang sudah diembuskan 5 kali selama periode kedua Jokowi, Herbud memprediksi isu ini muncul karena adanya sejumlah dorongan-dorongan dari berbagai pihak, termasuk salah satunya lembaga survei. Selain itu, Rabu Pon yang sudah dikaitkan oleh publik dan juga media sebagai hari sakral bagi Jokowi melakukan reshuffle. “Tentu dalam situasi sekarang, saya sangat yakin teman-teman di KSP itu lebih tahu,” imbuh Herbud.