Mengintip Tempat Produksi Vaksin di Bio Farma

Sabtu, 16 Juli 2016 - 03:11 WIB
Mengintip Tempat Produksi...
Mengintip Tempat Produksi Vaksin di Bio Farma
A A A
BANDUNG - PT Bio Farma (Persero) memberikan bocoran tentang berbagai hal terkait produksi vaksin. Puluhan wartawan dari berbagai media massa pun diundang menegok proses pembuatan vaksin.

Sejak siang hingga sore, para wartawan diajak berkeliling ke beberapa gedung PT Bio Farma yang terletak di Jalan Ir Djundjunan (Pasteur), Kota Bandung, Jumat (15/7/2016).

Mulai dari proses penelitian dan pengembangan (litbang), produksi, pengemasan, hingga distribusi vaksin, semua dijabarkan oleh masing-masing divisi. Di bagian litbang, dijelaskan bagaimana sebuah penelitian dan pengembangan dilakukan untuk membuat vaksin. Ada banyak aspek yang dibutuhkan untuk bisa membuat hasil penelitian layak diproduksi.

Saat ini, salah satu vaksin yang sedang diteliti dan dikembangkan salah satunya adalah vaksin demam berdarah. Sebab hingga kini vaksin sejenis itu belum ada.

Dari proses produksi, dijelaskan bagaimana vaksin dibuat. Prosedur ketat dan sesuai standar wajib dilakukan. Sehingga vaksin yang dibuat benar-benar layak untuk dipakai.

Pada bagian pengemasan, dijelaskan bagaimana Bio Farma mengemas seluruh produksinya. Seleksi ketat dilakukan sebelum vaksin dikemas. Sehingga tidak ada vaksin gagal atau rusak yang akan dikemas.

"Proses pengemasan juga ada dua macam, ada yang manual (menggunakan tenaga manusia), ada yang menggunakan mesin," kata Kepala Bagian Pengemasan PT Bio Farma Yuda Bramanti.

Dari sisi kemasan, vaksin produksi Bio Farma juga dikemas dengan ciri khas tersendiri. Mulai dari warna kemasan hingga ada kode tertentu yang sulit untuk dipalsukan.

"Ke depan kita juga sedang mengembangkan untuk proses packaging automatic (seluruhnya menggunakan mesin)," jelas Yuda.

Sementara di bagian distribusi, wartawan juga diajak untuk melihat bagaimana proses penyimpanan vaksin, pengemasan untuk pengiriman, hingga proses pengiriman.

Semua produk dijaga seketat mungkin saat proses penyimpanan hingga pengiriman untuk menghindari adanya vaksin yang tidak layak pakai terdistribusi. Setelah mengunjungi tempat produksi, para wartawan diberikan pengetahuan seputar vaksin dan produksi Bio Farma.

"Ini untuk menyamakan pemahaman pihak media mengenai isu vaksin terkini dan peran penting Bio Farma sebagai industri vaksin nasional," ucap Kepala Bagian Corporate Communication Bio Farma N Nurlaela Arief.
(kri)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Kawal Anggaran Negara,...
Kawal Anggaran Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN hingga ke Daerah
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved