Dinkes Kota Bekasi Sudah Curigai RS Gunakan Vaksin Palsu

Kamis, 14 Juli 2016 - 20:39 WIB
Dinkes Kota Bekasi Sudah...
Dinkes Kota Bekasi Sudah Curigai RS Gunakan Vaksin Palsu
A A A
BEKASI - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek telah menyebut nama 14 rumah sakit yang menerima vaksin palsu untuk bayi. Dari 14 rumah sakit, beberapa di antaranya berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

Menyikapi data tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengaku sudah merasa curiga terhadap satu dari tiga rumah sakit swasta di wilayahnya yang terindikasi memakai vaksin palsu.

Kendati demikian, instansi terkait tidak bisa mengintervensi lebih jauh karena menjunjung azas praduga tak bersalah.

"Kami tidak bisa begitu saja mencabut izin operasional rumah sakit itu, walaupun kami mencurigainya," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Tetty Manurung kepada wartawan, Kamis (14/7/2016). (Baca juga: Ini 14 Rumah Sakit, 6 Bidan dan 2 Klinik Penerima Vaksin Palsu)

Tetty menjelaskan, tiga rumah sakit yang diindikasi menggunakan vaksin palsu di wilayahnya adalah RS Elizabeth di Jalan Narogong, Bantargebang; RS Permata Jalan Legenda Raya, Mustikajaya; dan RS Hosana Medica di Jalan Pramuka, Rawalumbu.

Ketiga rumah sakit itulah, kata Tetty, yang dilansir oleh Kementerian Kesehatan menggunakan vaksin palsu. "Dari tiga rumah sakit itu, RS Hosana Medica yang kami curigai menggunakan vaksin palsu," kata Tetty.

Tetty mengatakan, kecurigaan itu muncul karena dari tiga RS tersebut, hanya RS Hosana yang memasok obat dari distributor tidak resmi. Disebut tidak resmi karena distributor obat tersebut tidak dikenal dan tidak masuk dalam daftar dari dinas terkait. Padahal, kata Tetty, rumah sakit swasta lainnya biasa memasok obat dari daftar yang dimiliki oleh dinas terkait.

"Distributor resmi itu sudah melakukan proses penelitian dan badan hukum dan jalur distribusinya jelas. Selain itu sudah ada rekomendasi dari dinas terkait," ujar Tetty.
(dam)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Penanganan Perkara Jampidsus...
Penanganan Perkara Jampidsus Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved