Kasus Bupati Subang, KPK Duga Banyak Jaksa Terlibat

Kamis, 19 Mei 2016 - 06:35 WIB
Kasus Bupati Subang,...
Kasus Bupati Subang, KPK Duga Banyak Jaksa Terlibat
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga banyak jaksa yang terlibat dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan pemberian suap Bupati Subang, Jawa Barat Ojang Sohandi.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak menyatakan, pekan ini pihaknya menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah jaksa maupun petinggi Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang, Kejari Garut, dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat untuk dua kasus yang disangkakan kepada Ojang Sohandi.

Di antara para jaksa ada yang hadir, tapi banyak juga yang mangkir. Menurut Yuyuk, pemeriksaan para jaksa karena mereka diduga terlibat dalam kasus tersebut.
"Dugaan keterlibatan jaksa-jaksa lain di Kejari Subang, Kejari Garut, dan Kejati Jabar di kasus gratifikasi dan suap perkara OJS akan didalami dengan bukti-bukti," ujar Yuyuk saat dihubungi KORAN SINDO, Rabu, 18 Mei 2016 malam.

KPK sebelumnya menetapkan Ojang Sohandi sebagai tersangka dua kasus. Pertama, sebagai pemberi suap dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada Dinkes Kabupaten Subang 2014 yang ditangani Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar).

Dalam perkara suap ini, Ojang bersama Jajang Abdul Kholik (terdakwa kasus korupsi penyalahgunaan anggaran BPJS Subang 2014, serta mantan Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan), dan Lenih Marliani (istri Jajang) dijerat sebagai tersangka pemberi suap Rp528 juta. (Baca: Usut Kasus Suap, KPK Periksa Tiga Pejabat Kejati Jawa Barat)

Suap diberikan kepada Fahri Nurmallo (FN) selaku Ketua JPU pada Kejati Jabar yang menangani kasus BPJS dengan terdakwa Jajang dan anggota JPU Kejati Jabar Deviyanti Rochaeni. Kasus kedua Ojang yakni, dugaan penerimaan gratifikasi terkait pelaksanaan tugasnya sebagai penyelenggara negara atau bupati.
(kur)
Berita Terkait
Jaksa Agung Klaim Rombak...
Jaksa Agung Klaim Rombak dan Proses Pidana Oknum Jaksa Nakal
Berhentikan Jaksa yang...
Berhentikan Jaksa yang Kena OTT, Muhammadiyah: Bukti Keseriusan Kejagung Bersihkan Internal
Kejagung Tetapkan Kajari...
Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Korupsi, Terima Uang Rp840 Juta
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung...
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Hukum
Komisi Kejaksaan: Satgas...
Komisi Kejaksaan: Satgas 53 Ampuh Tangani Jaksa Nakal
Jaksa Nakal Bakal Dipecat,...
Jaksa Nakal Bakal Dipecat, Kejagung Tak Toleransi Pelanggaran
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved