Dugaan Suap, Kejati DKI Jakarta Siap Digeledah KPK

Jum'at, 01 April 2016 - 13:33 WIB
Dugaan Suap, Kejati...
Dugaan Suap, Kejati DKI Jakarta Siap Digeledah KPK
A A A
JAKARTA - Tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan melakukan penggeledahan di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dan PT Brantas Abipraya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan kemarin.

Humas Kejati DKI Jakarta, Waluyo Yahya mengatakan, sampai sekarang belum ada penggeledahan di wilayahnya oleh tim penyidik KPK. Namun, pihaknya tidak keberatan jika KPK melakukan penggeledahan di seputar kantornya guna mencari barang bukti tambahan.

"Kita tunggu lah. Kalau ada geledah kita persilakan," ujar Waluyo ketika dikonfirmasi melalui telepon, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Dia menambahkan, adanya rencana penggeledahan tim penyidik KPK, tidak memengaruhi aktifitas di lingkungan Kejati DKI Jakarta. "biasa aja," ucapnya.

KPK menangkap Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya, Sudi Wantoko (SWA) dan Senior Manager PT Brantas Abipraya, Dandung Pamularno (DPA). KPK juga menangkap seorang pegawai swasta bernama Marudut (MRD).

Ketiganya ditangkap di sebuah hotel kawasan Cawang, pada Kamis 31 Maret pukul 09.00 WIB. Saat ditangkap SWA dan DPA baru saja menyerahkan uang ke MRD. Tim Satuan Tugas KPK berhasil mengamankan uang sebesar USD148.835.

Uang itu diberikan ke MRD sebagai perantara suap ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Tujuannya agar Kejaksaan menghentikan penyelidikan kasus korupsi di lingkungan PT Brantas Abipraya.

Sebelum uang sampai ke tangan oknum Kejaksaan, ketiganya sudah ditangkap. Sementara itu, oknum Kejati DKI Jakarta yang diduga menerima suap masih belum diketahui.

Baca: Dugaan Suap di Kejati DKI, KPK Gandeng Kejagung.
(kur)
Berita Terkait
Jaksa Agung Klaim Rombak...
Jaksa Agung Klaim Rombak dan Proses Pidana Oknum Jaksa Nakal
Berhentikan Jaksa yang...
Berhentikan Jaksa yang Kena OTT, Muhammadiyah: Bukti Keseriusan Kejagung Bersihkan Internal
Kejagung Tetapkan Kajari...
Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Korupsi, Terima Uang Rp840 Juta
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung...
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Hukum
Komisi Kejaksaan: Satgas...
Komisi Kejaksaan: Satgas 53 Ampuh Tangani Jaksa Nakal
Jaksa Nakal Bakal Dipecat,...
Jaksa Nakal Bakal Dipecat, Kejagung Tak Toleransi Pelanggaran
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved