Muhammadiyah Ingin Jokowi Copot Menteri Gagal

Rabu, 30 Desember 2015 - 11:52 WIB
Muhammadiyah Ingin Jokowi...
Muhammadiyah Ingin Jokowi Copot Menteri Gagal
A A A
JAKARTA - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak pemerintah segera melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.

Pergantian menteri yang dianggap gagal dinilai Muhammadiyah dapat mendorong perbaikan kinerja pemerintah ke depan.

"Sudah saatnya Presiden melakukan reshuffle kabinet dengan memilih menteri yang benar-benar profesional, loyal dan berintegritas tinggi," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti saat membacakan refleksi akhir tahun PP Muhammadiyah di kantornya di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Apabila Presiden melakukan reshuffle, dia berharap sosok yang akan masuk kabinet terbebas dari kepentingan dan pengaruh kelompoknya.

Salah satu alasan Mu'ti mengharapkan reshuffle kabinet, yakni adanya menteri yang tidak tulus dalam bekerja untuk bangsa.

"Sepatutnya menteri baru mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan diri dan kroni," katanya. (Baca juga: PAN Kritik Menteri yang Sibuk Pencitraan)

Dia berharap sistem presidensial lebih diperkuat. Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan dituntut lebih berperan optimal dalam menjalankan pemerintahan.

"Secara efektif dan efisien," kata Mu'ti.


PILIHAN:

Tahun 2015 Diwarnai Kegaduhan, Salah Siapa?
(dam)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Muhammadiyah Tegaskan Tak Meminta-minta Jabatan
Pemuda Muhammadiyah...
Pemuda Muhammadiyah Ungkap Sejumlah Desas-Desus Terkait Reshuffle Kabinet
Reshuffle, Abdul Muti...
Reshuffle, Abdul Mu'ti dari Muhammadiyah Bisa Didorong Jadi Mendikbudristek
Nama Sempat Beredar,...
Nama Sempat Beredar, Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu'ti Tolak Jadi Wamendikbud?
Pemuda Muhammadiyah...
Pemuda Muhammadiyah Minta Jokowi Berhentikan Andi Taufan Garuda
Reshuffle Kabinet, Muhammadiyah...
Reshuffle Kabinet, Muhammadiyah Ingatkan Kepentingan Negara di Atas Kroni
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved