Jaksa Agung Minta Pasal Penghinaan Presiden Masuk RUU KUHP

Senin, 07 September 2015 - 21:13 WIB
Jaksa Agung Minta Pasal...
Jaksa Agung Minta Pasal Penghinaan Presiden Masuk RUU KUHP
A A A
JAKARTA - Dalam rapat kerja yang digelar Komisi III DPR bersama Jaksa Agung HM Prasetyo, pasal penghinaan terhadap presiden ikut menjadi salah satu pembahasan untuk masuk dalam RUU Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Prasetyo, meminta agar pasal penghinaan presiden terserbut tetap dimasukan ke dalam KUHP. "Kami berpendapat pasal penghinaan tetap dipertahankan dengan catatan delik tersebut dijadikan delik aduan," ujar Prasetyo dalam rapat bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Kendati demikian, dia meminta agar ada penyesuaian terlebih dahulu terkait pasal tersebut, supaya tidak bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, MK telah membatalkan pasal penghinaan tersebut di putusan MK Nomor 013-022/PUU-IV/2006.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Jaksa Agung Andi Nirwanto. Dia mengatakan, meski pasal penginaan terhadap presiden menimbulkan banyak perdebatan, namun jika pasal penghinaan ini tidak ada, maka tak sejalan dengan pasal lain di RUU KUHP yang memuat pasal soal aturan perlindungan bagi kepala negara dan wakil kepala negara asing dari penghinaan.

"Kalau ada UU yang mengatur perlindungan terhadap kepala negara dan wakil negara asing dari penghinaan, harusnya untuk kepala dan wakil kepala negara sendiri juga ada," tandasnya.

PILIHAN:

Ini Pihak-pihak yang Disebut SDA Nikmati Sisa Kuota Haji 2012

Hanura Tak Sudi Jatah Menterinya Dikurangi karena PAN
(kri)
Berita Terkait
Pemberlakuan UU KUHP–KUHAP...
Pemberlakuan UU KUHP–KUHAP Jadi Sorotan
Guru Besar UNM Sebut...
Guru Besar UNM Sebut 2026 Jadi Pembuktian Tansformasi Hukum Indonesia
Pengamat Nilai RKUHAP...
Pengamat Nilai RKUHAP 2025 dan KUHP Nasional Tak Sinkron
DPR: KUHP dan KUHAP...
DPR: KUHP dan KUHAP Baru Pastikan Hanya Orang Jahat yang Dipenjara
Polri Pedomani KUHP-KUHAP...
Polri Pedomani KUHP-KUHAP Baru yang Berlaku Hari Ini
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved