MPR Bakal Kaji Ulang Sistem Ketatanegaraan RI

Kamis, 06 Agustus 2015 - 22:01 WIB
MPR Bakal Kaji Ulang...
MPR Bakal Kaji Ulang Sistem Ketatanegaraan RI
A A A
JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan melaksanakan sidang tahunan pada 14 Agustus 2015 mendatang. Pengkajian sistem ketatanegaraan akan menjadi isu utama dalam sidang tahunan tersebut.

"Kalau MPR tentu kita akan berbicara mengenai fungsi MPR, kemudian sistem ketatanegaraan kita. Apakah kita sudah bagus seperti ini, atau perlu ada penyempurnaan," kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Menurut Zulkifli, MPR akan mengkaji apakah Indonesia sudah cocok dengan sistem presidensial seperti saat ini, apakah lebih cocok ke sistem presidensial yang semi parlementer, atau Indonesia sudah cocok dengan otonomi daerah yang sudah diberlakukan sejak tahun 2001.

"Tentu akan ada kajian lebih lanjut. Bagaimanapun di seluruh dunia sistem ketatanegaraan ada penyempurnaan-penyempurnaan," ujar Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Zulkifli menjelaskan, agendanya dalam sidang tahunan tersebut yakni MPR akan menyampaikan kinerjanya sejak dilantik pada Oktober 2014, langkah apa saja yang sudah dilakukan MPR dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Kemudian dilanjutkan dengan pidato dari Ketua MPR, serta menyampaikan dinamika tentang sistem ketatanegaraan seperti apa pasca amandemen UUD 1945 sejak 17 tahun lalu.

"Kemudian kita akan mendengarkan pidato, nanti apa yang sudah dilakukan pemerintah satu tahun terakhir," jelasnya.

Lebih jauh Zulkifli mengatakan, penyelenggaraan sidang tahunan MPR didasarkan pada peraturan Tata Tertib (Tatib) MPR Pasal 155, serta Peraturan MPR Nomor 1 Tahun 2014.

Pada rapat konsultasi dengan presiden, wakil presiden (wapres) dan lembaga-lembaga negara lainnya di Bogor, sudah ada kesepakatan sidang bahwa MPR akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus di pagi hari yang disusul dengan sidang tahunan DPD-DPR.

"Kita sukseskan agenda kebangsaan, agenda MPR yaitu sidang paripurna MPR, tahun 2015 dilaksanakan 14 Agustus jam 8 pagi sampai jam 9.30," tutup Zulkifli.

Pilihan:

Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia

Jokowi Klaim Pasal Penghinaan Presiden Warisan Rezim SBY
(maf)
Berita Terkait
Ketua MPR Sebut Usulan...
Ketua MPR Sebut Usulan Utusan Golongan Patut Dipertimbangkan
Pandemi, Sidang Tahunan...
Pandemi, Sidang Tahunan MPR Tetap Digelar dan Hanya Dihadiri 57 Orang
Pimpinan MPR: Perppu...
Pimpinan MPR: Perppu 1/2020 Sebaiknya Ditolak DPR
MPR Disarankan Segera...
MPR Disarankan Segera Lantik Wakil Ketua Baru
Susunan Pimpinan MPR...
Susunan Pimpinan MPR 2024-2029 Bakal Dilantik Hari Ini, Ini Bocorannya
Daftar Ketua MPR Era...
Daftar Ketua MPR Era Reformasi, Nomor 4 Mantan Ajudan Bung Karno
Berita Terkini
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved