Pemerintah Diminta Ubah New Normal Menjadi New Habit

Selasa, 14 Juli 2020 - 05:06 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Ubah...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kebijakan New Normal atau pola kenormalan baru yang berjalan saat ini dinilai perlu dievaluasi. Anggota Komisi VIII DPR Selly Andriany Gantina mengatakan, dulu ketika ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menimbulkan kontraksi ekonomi. Kemudian muncul kebijakan New Normal.

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, sebagian masyarakat menganggap bahwa New Normal seperti kembali ke kehidupan normal sebelum terjadi pandemi Covid-19. ”Padahal bukan. Untuk itu bukan New Normal lagi sekarang. Harus tegas dievaluasi. Sekarang New Habit atau kebiasaan baru," tandas Selly. (Baca juga: Rapat dengan Doni Monardo, DPR Tanya Revisi UU Penanggulangan Bencana)

Menurut Selly, New Habit adalah jalan tengah bagi percepatan penanganan Covid-19 saat ini, yang mana kunci terpenting adalah kedisiplinan hidup. “Bukan kembali ke normal seperti sebelum Covid-19, tapi masyarakat dibangun kesadarannya bahwa hidup kita harus berdampingan dengan virus ini. Jadi, perlu sikap hidup baru biar kesehatan ini terjaga dan putaran ekonomi tetap jalan,” tandasnya.

Selly juga meminta agar Gugus Tugas Covid-19 memberikan edukasi yang cukup terkait New Habit ini. ”New Habit ini harus disampaikan ke masyarakat. Gunakan medium yang ada. Dibuat yang secair mungkin. Jangan serius-serius yang penting pesannya masuk,” katanya.

Dengan kebiasaan baru, jaga jarak (physical distancing) jalan, budaya hidup bersih, jaga kesehatan, dan tetap beraktivitas sesuai bidang masing-masing tanpa meninggalkan protokol kesehatan.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Prosesi Militer Iringi...
Prosesi Militer Iringi Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Melayat ke Rumah Duka,...
Melayat ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Rachmat Gobel sebagai Pribadi yang Baik dan Pekerja Keras
Kabar Duka, Anggota...
Kabar Duka, Anggota DPR Rachmat Gobel Meninggal Dunia
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Rekomendasi
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Berita Terkini
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved