Kasus COVID-19 Meningkat Tajam, Doni: Tak Ada Penutupan Wilayah

Senin, 13 Juli 2020 - 15:30 WIB
loading...
Kasus COVID-19 Meningkat...
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan bahwa tidak ada langkah penutupan wilayah di 8 daerah tersebut. FOTO/DOK.BNPB
A A A
JAKARTA - Pemerintah saat ini fokus pada delapan daerah yang kasus positif COVID-19 meningkat tajam, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, dan Papua. Meski begitu, Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan bahwa tidak ada langkah penutupan wilayah di 8 daerah tersebut.

"Menyangkut masalah sejumlah kasus meningkat di 8 provinsi, jadi tidak ada penutupan. Dari awal juga tidak ada penutupan. Kita tidak menganut sebuah program yang sifatnya karantina wilayah," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (13/7/2020).

Doni mengatakan bahwa yang diberlakukan adalah pembatasan. Dengan begitu tidak ada kerumunan yang berpotensi menyebarkan COVID-19. Sebagaimana arahan presiden bahwa penanganan COVID-19 seperti menekan rem dan gas secara seimbang.(Baca juga: Kemlu: 1.175 WNI di Luar Negeri Positif Corona, 772 Sembuh, 90 Meninggal )

"Bapak presiden kan selalu mengatakan tekan rem dan gas seimbang. Jadi kalau ada kasus yang meningkat, maka silakan direm tetapi bukan berarti untuk semua kegiatan harus ditutup secara total. Dibatasi kegiatannya, baik waktu kegiatan, termasuk jumlah aktivitas manusia yang ikut terlibat di dalamnya," katanya.

Doni mengatakan, untuk mencegah kenaikan kasus COVID-19, sebisa mungkin sejak awal dilakukan pencegahan, sehingga jangan sampai ada kerumunan baru dilakukan sebuah tindakan.

"Itu tadi mendapat perhatian dari Bapak Presiden cegah jangan sampai ada kerumunan. Apapun kegiatannya, baik kegiatan yang sifatnya olahraga, kegiatan rekreasi termasuk juga kegiatan yang dapat menimbulkan konsekuensi tertularnya seseorang. Contoh di ruang tertutup untuk jangka waktu yang sangat lama, lebih dari satu jam, katakanlah begitu. Tidak ada sirkulasi udara, tidak ada ventilasi. Dan ini tentunya sangat berisiko tinggi," katanya.(Baca juga: Penularan COVID-19 dari Luar Negeri Meningkat, Jokowi Minta Perjalanan Lintas Wilayah Dikendalikan )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Tak Ada Lagi Alasan...
Tak Ada Lagi Alasan Tunda Penangkapan ICC kepada Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved