Soal Proporsional Tertutup, Komisi II DPR: Itu Saudara Hasyim dalam Kapasitas Apa?

Jum'at, 30 Desember 2022 - 12:41 WIB
loading...
Soal Proporsional Tertutup,...
Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia mempertanyakan Ketua KPU Hasyim Asyari mewacanakan sistem pemilihan proporsional tertutup. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung bereaksi keras atas pernyataan Ketua KPU Hasyim Asy'ari yang menyebut ada kemungkinan sistem proporsional tertutup diterapkan dalam Pemilu 2024.

"Itu Saudara Hasyim dalam kapasitas apa mengeluarkan pernyataan seperti itu. KPU adalah institusi pelaksana undang-undang," kata Doli dalam keterangannya yang dikutip Jumat (30/12/2022).

Doli menjelaskan, bila ada perubahan sistem pemilu itu artinya ada perubahan undang-undang. Sementara, perubahan UU hanya bisa terjadi bila ada revisi UU, terbitnya Perppu yang melibatkan DPR dan Pemerintah, atau berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: KPU Kaji Pemilihan Tertutup, Andi Mallarangeng Sarankan Distrik Campuran

Legislator Golkar itu mengakui dirinya telah mendengar informasi bahwa ada pihak yang sedang mengajukan judicial review (JR) terkait sistem Pemilu ini. Secara khusus, penggugat melakukan uji materi terhadap Pasal 168 ayat (2) UU Pemilu terkait pelaksanaan pemilihan anggota DPR Legislatif menggunakan sistem proporsional daftar terbuka.

Kendati demikian, Doli mempertanyakan kenapa ketua KPU mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi padahal prosesnya masih berjalan di MK.

"Apakah Hasyim menjadi bagian yang mendorong pihak yang mengajukan JR tersebut? Atau apakah MK sudah mengambil keputusan yang cuma Hasyim yang tahu?" ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Putusan MK soal Jakarta...
Putusan MK soal Jakarta Tetap Ibu Kota, Komisi II DPR Sebut Tak Perlu Dorong Prabowo Terbitkan Keppres IKN
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Terima Kunjungan Komisi...
Terima Kunjungan Komisi II DPR, Bupati Sambas Satono Dorong Otonomi Daerah Perbatasan
DPD Partai Perindo Jakarta...
DPD Partai Perindo Jakarta Timur dan KPU Bahas Verifikasi Faktual
Rekomendasi
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved