Usai Status Turun Level III, Semeru Erupsi dengan Tinggi Kolom Letusan 700 Meter
Sabtu, 10 Desember 2022 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Gunung Semeru Keluarkan Asap Hitam, Begini Penjelasannya
Selain itu, Liswanto mengatakan, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
"Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," imbaunya.
Diketahui, sejak 4 Desember 2022 lalu status Gunung Semeru menjadi awas atau level IV. Dan, kemarin per 9 Desember 2022 status Gunung Semeru diturunkan menjadi siaga atau level III.
"Penurunan status ini mulai berlaku terhitung menjadi siaga terhitung sejak tanggal 9 Desember 2022 pukul 12.00 WIB," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid.
Selain itu, Liswanto mengatakan, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
"Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," imbaunya.
Diketahui, sejak 4 Desember 2022 lalu status Gunung Semeru menjadi awas atau level IV. Dan, kemarin per 9 Desember 2022 status Gunung Semeru diturunkan menjadi siaga atau level III.
"Penurunan status ini mulai berlaku terhitung menjadi siaga terhitung sejak tanggal 9 Desember 2022 pukul 12.00 WIB," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid.
(maf)
Lihat Juga :