Ekspose Ekstradisi Maria Lumowa Dicurigai untuk Alihkan Kasus Djoko Tjandra

Kamis, 09 Juli 2020 - 17:09 WIB
loading...
Ekspose Ekstradisi Maria...
Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto curiga pengungkapan keberhasilan ekstradisi terhadap buronan pembobolan kas BNI Rp1,7 Triliun, Maria Pauline Lumowa. Foto/Yorri Farli/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto menaruh curiga kepada pengungkapan keberhasilan proses ekstradisi terhadap buronan tersangka pembobolan kas BNI senilai Rp1,7 Triliun, Maria Pauline Lumowa dari Serbia. Sebab, Maria Pauline Lumowa ditangkap dan ditahan Pemerintah Serbia sejak 16 Juli 2019.

"Ini sebenarnya sudah ditahan di Serbia dari tahun 2019. Artinya cukup lama," ujar Wihadi Wiyanto kepada SINDOnews, Kamis (9/7/2020). (Baca juga: Pengacara untuk Maria Pauline Lumowa Sudah Disiapkan Kedubes Belanda)

Politikus Partai Gerindra ini berpendapat, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly pun sebenarnya tidak perlu sampai datang ke Serbia untuk ekstradisi Maria Pauline Lumowa itu.

"Jangan-jangan ini memang hanya untuk mengalihkan kasusnya Djoko Tjandra saja. Sehingga diharapkan Maria Pauline Lumowa itu bisa memberikan suatu beleid terhadap situasi dimana carut marutnya kasus Djoko Tjandra itu," kata Wihadi.

Dia pun membeberkan perbedaan status hukum Maria Pauline Lumowa dengan Djoko Tjandra. Sebab, Djoko Tjandra kabur sebelum dieksekusi hukuman dua tahun penjara pada 2009 lalu. (Baca juga: Maria Pauline Diekstradisi dari Serbia, DPR: Angin Segar Penegakan Hukum)

"Jadi ada sedikit perbedaan memang kalau Maria Pauline ini kan belum sampai ke pengadilan kan, karena kan sudah meninggalkan Indonesia sebelum tersangka," jelas legislator asal daerah pemilihan Jawa Timur IX ini.

Kendati demikian, dia mengapresiasi keberhasilan membawa pulang Maria Pauline Lumowa dari Serbia ke Indonesia. "Jadi saya kira kita apresiasi karena sudah bisa membawa pulang itu, tetapi ada beberapa hal yang juga meski harus diperjelas juga masalah ini," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Kejagung Tak Hanya Andalkan...
Kejagung Tak Hanya Andalkan Interpol Buru Jurist Tan
Bareskrim Tangkap Buronan...
Bareskrim Tangkap Buronan Penipuan Internasional, Penasihat Ahli Kapolri: Bukti Kerja Sama yang Baik
Bareskrim Polri Tangkap...
Bareskrim Polri Tangkap Buronan Interpol Kasus Penipuan Online Internasional
Yusril Dengar Riza Chalid...
Yusril Dengar Riza Chalid Ada di Malaysia
Bareskrim Polri Tangkap...
Bareskrim Polri Tangkap Buronan Kasus Narkoba di Bandara Kualanamu
WNA Inggris Buronan...
WNA Inggris Buronan Interpol Ditangkap di Bali
Jadi Buronan Interpol,...
Jadi Buronan Interpol, Wanita Portugal Ditangkap Imigrasi Jaksel
Stafsus Kemenkumham:...
Stafsus Kemenkumham: Ada Antrean Panjang WNA Pingin Jadi WNI
Rekomendasi
Tren Inside-Out Nutricosmetics,...
Tren Inside-Out Nutricosmetics, Solusi Cerdas Perempuan Modern Atasi Penuaan Dini
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Berita Terkini
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved