Bertemu Dubes Uni Eropa, DPR Bahas Peluang Ekspor Produk UMKM
Kamis, 09 Juli 2020 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Politikus PKB ini juga memberikan apresiasi atas inisiatif Uni Eropa yang mengalokasikan bantuan sebesar 340 Juta Euro bagi negara-negara di Asia Tenggara untuk percepatan penanggulangan wabah korona (Covid-19).
Indonesia akan mendapatkan alokasi sebesar 6 juta Euro dari total bantuan tersebut. “Kami sangat memberikan apresiasi atas komitmen Uni Eropa untuk bersama-sama menanggulangi wabah Covid-19 yang menjadi keprihatinan bersama warga dunia saat ini,” ujarnya.
Indonesia, kata Fathan, berharap peningkatan kerja sama dengan Uni Eropa di berbagai bidang yang tercantum dalam Uni Eropa-Indonesia Partnership and Cooperatioan Agreetment (PCA). Dalam PCA tersebut Indonesia-Uni Eropa sepakat untuk meningkatkan kualitas kerja sama, baik di bidang politik maupun ekonomi.
“Kami meyakini bahwa ke depan hubungan Indonesia dan Uni Eropa akan semakin erat dan menguntungkan kedua belah pihak,” ujarnya.
Secara khusus, Fathan meminta agar Uni Eropa secara serius menyelesaikan sengketa dengan Indonesia terkait produk olahan kelapa sawit. Menurutnya kedua belah pihak saling membutuhkan untuk mendapatkan produk kelapa sawit yang berkualitas dengan harga yang pantas.
“Kami berharap agar kedua belah pihak kembali duduk bersama dan menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan,” katanya.
Indonesia akan mendapatkan alokasi sebesar 6 juta Euro dari total bantuan tersebut. “Kami sangat memberikan apresiasi atas komitmen Uni Eropa untuk bersama-sama menanggulangi wabah Covid-19 yang menjadi keprihatinan bersama warga dunia saat ini,” ujarnya.
Indonesia, kata Fathan, berharap peningkatan kerja sama dengan Uni Eropa di berbagai bidang yang tercantum dalam Uni Eropa-Indonesia Partnership and Cooperatioan Agreetment (PCA). Dalam PCA tersebut Indonesia-Uni Eropa sepakat untuk meningkatkan kualitas kerja sama, baik di bidang politik maupun ekonomi.
“Kami meyakini bahwa ke depan hubungan Indonesia dan Uni Eropa akan semakin erat dan menguntungkan kedua belah pihak,” ujarnya.
Secara khusus, Fathan meminta agar Uni Eropa secara serius menyelesaikan sengketa dengan Indonesia terkait produk olahan kelapa sawit. Menurutnya kedua belah pihak saling membutuhkan untuk mendapatkan produk kelapa sawit yang berkualitas dengan harga yang pantas.
“Kami berharap agar kedua belah pihak kembali duduk bersama dan menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan,” katanya.
(dam)
Lihat Juga :