Bertemu Dubes Uni Eropa, DPR Bahas Peluang Ekspor Produk UMKM

Kamis, 09 Juli 2020 - 10:44 WIB
loading...
Bertemu Dubes Uni Eropa,...
fWakil Ketua Komisi XI Fathan Subchi saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Picket di Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu 8 Juli 2020. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
JAKARTA - Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia dinilai mempunyai peluang besar untuk masuk pasar Uni Eropa . Hanya saja peluang ini butuh kerja keras untuk mewujudkannya termasuk mendapatkan bantuan dari negara-negara Uni Eropa.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi XI Fathan Subchi saat menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Picket di Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu 8 Juli 2020.

“Kami sangat berharap yang mulia duta besar bisa memberikan kesempatan bagi produk-produk kami terutama dari sektor UMKM agar bisa masuk pasar negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa,” kata Fathan.

Menurut dia, selama ini banyak produk UMKM dari Indonesia yang masuk pasar Eropa. Namun produk-produk tersebut masuk melalui pihak ketiga seperti Thailand dan Vietnam.

“Jadi banyak produk kita yang berkualitas seperti produk tekstil dan produk agrokultural yang beredar di Pasar Eropa, tapi masuk dari negara lain,” katanya.(Baca juga: IDI Akan Uji Klinis Kalung Anti Corona Hasil Penelitian Kementan )

Fathan mengungkapkan berdasarkan kajian dari berbagai Lembaga seperti Kadin, masyarakat Uni Eropa sangat tertarik dengan produk asal Indonesia terutama kopi, makanan olahan, dan fesyen. Ke depan dia berharap produk-produk tersebut langsung dikirimkan dari Indonesia.

“Dengan demikian para pelaku UMKM akan mendapatkan margin besar sehingga kesejahteraan mereka juga akan lebih baik,” katanya.

Politikus PKB ini juga memberikan apresiasi atas inisiatif Uni Eropa yang mengalokasikan bantuan sebesar 340 Juta Euro bagi negara-negara di Asia Tenggara untuk percepatan penanggulangan wabah korona (Covid-19).

Indonesia akan mendapatkan alokasi sebesar 6 juta Euro dari total bantuan tersebut. “Kami sangat memberikan apresiasi atas komitmen Uni Eropa untuk bersama-sama menanggulangi wabah Covid-19 yang menjadi keprihatinan bersama warga dunia saat ini,” ujarnya.

Indonesia, kata Fathan, berharap peningkatan kerja sama dengan Uni Eropa di berbagai bidang yang tercantum dalam Uni Eropa-Indonesia Partnership and Cooperatioan Agreetment (PCA). Dalam PCA tersebut Indonesia-Uni Eropa sepakat untuk meningkatkan kualitas kerja sama, baik di bidang politik maupun ekonomi.
“Kami meyakini bahwa ke depan hubungan Indonesia dan Uni Eropa akan semakin erat dan menguntungkan kedua belah pihak,” ujarnya.

Secara khusus, Fathan meminta agar Uni Eropa secara serius menyelesaikan sengketa dengan Indonesia terkait produk olahan kelapa sawit. Menurutnya kedua belah pihak saling membutuhkan untuk mendapatkan produk kelapa sawit yang berkualitas dengan harga yang pantas.

“Kami berharap agar kedua belah pihak kembali duduk bersama dan menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan,” katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Ekosistem UMKM untuk...
Ekosistem UMKM untuk Tumbuh dan Kembang
UMKM Terdampak Kenaikan...
UMKM Terdampak Kenaikan Harga Gas Nonsubsidi, Fahira Idris Sampaikan Rekomendasi Ini
Wamenkomdigi Tinjau...
Wamenkomdigi Tinjau MBG Swasta, Teknologi Kawal Makanan Aman dari UMKM ke Sekolah
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Rekomendasi
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Berita Terkini
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved