Pelantikannya Dianggap Kontroversi, Hakim Konstitusi Guntur Hamzah: Mohon Doanya Saja

Rabu, 23 November 2022 - 11:47 WIB
loading...
Pelantikannya Dianggap...
Guntur Hamzah memberikan keterangan pers usai dilantik menjadi Hakim Konstitusi di di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/11/2022). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Guntur Hamzah enggan menanggapi kontroversi pelantikan dirinya menjadi Hakim Konstitusi menggantikan Aswanto yang dicopot DPR. Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) itu hanya meminta doa agar bisa menjalankan tugas dengan baik.

"Saya justru mohon doanya saja, mohon doanya teman-teman semua, media para teman-teman jurnalis mohon doakan semoga saya bisa menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya," kata Guntur Hamzah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Guntur mengaku belum mengetahui kabar adanya Hakim Konstitusi lain yang akan mundur setelah dirinya dilantik. Ia menegaskan akan langsung menuju ke Mahkamah Konstitusi (MK) usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengikuti persidangan.

Baca juga: Dilantik Jokowi, Guntur Hamzah Resmi Jadi Hakim Konstitusi

"Hari ini ada persidangan yang tentu saja saya diminta untuk langsung mengikuti persidangan. Ini tadi Yang Mulia Bapak Ibu Hakim sudah pada balik karena memang ada sidang yang memang harus dilaksanakan," katanya.

Untuk diketahui, pengangkatan Guntur Hamzah menjadi Hakim Konstitusi menggantikan Aswanto menimbulkan kontroversi. Sebab, Aswanto dicopot sepihak oleh Komisi III dalam rapat paripurna DPR yang tidak terjadwal. Komisi III menilai kinerja Aswanto mengecewakan karena kerap menganulir produk hukum yang dibuat DPR.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Pengalaman Panjang Arsul...
Pengalaman Panjang Arsul Sani, Dari Aktivis hingga Hakim MK
Buntut Polemik Ijazah...
Buntut Polemik Ijazah Jokowi, UU Pemilu Resmi Digugat ke MK
Rekomendasi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved