Reduksi Konflik usai Pilkada 2024, Dialog Konstruktif Perlu Dikedepankan

Kamis, 12 Desember 2024 - 15:33 WIB
loading...
Reduksi Konflik usai...
Untuk mereduksi konflik usai Pilkada 2024 perlu penguatan stabilitas politik dan demokrasi menuju Indonesia Emas 2045. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Untuk mereduksi konflik usai Pilkada 2024 perlu penguatan stabilitas politik dan demokrasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) siap menjadi mediator dialog damai antarkelompok yang berkepentingan di Pilkada Serentak 2024.

“Dialog ini berbasis komunikasi konstruktif dapat menjadi solusi efektif untuk meredam ketegangan di lapangan," ujar Sekjen Gibas Cinta Damai Acep Sudrajat, Kamis (12/12/2024).

Baca juga: Terima 209 Permohonan Sengketa Pilkada 2024, MK: 2 Gugatan Masuk Tingkat Provinsi

Pihaknya memprediksi upaya hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK), Bawaslu maupun DKPP berpotensi menimbulkan perbedaan dan pertengkaran di masyarakat.

“Pilkada Serentak masih jauh dari kata selesai. Saat ini beberapa hasil pilkada sedang digugat di MK, Bawaslu atau DKPP dan ini masih bisa menimbulkan potensi perbedaan, perpecahan, serta pertengkaran di masyarakat,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Anggota DPR Cindy Monica:...
Anggota DPR Cindy Monica: Putusan MK Perkuat Hak Politik Perempuan
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Ribut Lagi! Salmafina...
Ribut Lagi! Salmafina Sunan Balas Sindiran Istri Taqy Malik soal Isu Legging
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved