Awas Brand Muhammadiyah Tenggelam!

Kamis, 17 November 2022 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Namun jangan salah, bahwa merek yang masuk katagori branded akan terus bertahan sepanjang masa. Tidak juga. Liat saja brand Coca-Cola, yang tadinya sangat dominan di market dan menjadi simbol kebanggaan bagi siapa pun yang meminum soft drink tersebut, kini masyarakat tidak lagi menjadikannya sebagai pilihan utama.

Begitu pula merek-merek mobil yang sebelumnya sangat didominasi brand-brand Jepang, kini perilaku masyarakat mulai berani beralih ke brand non-Jepang. Bahkan vehicle utama yang menjadi fasilitas antarjemput para pemimpin dunia yang hadir di even G-20 di Bali, tidak lagi brand Jepang, tetapi brand Korea; Hyundai.

Hal yang sama kini juga dialami brand Starbuck Coffee, di mana masyarakat tidak lagi menjadikan kedainya sebagai tujuan utama para peminum kopi, karena masyarakat sudah mendapatkan banyak pilihan kedai-kedai kopi lain yang lebih menarik dalam berbagai perspektif. Masih banyak brand lagi yang sebelumnya masuk jajaran branded seperti merek Adidas, Seven Eleven (7-Eleven), Fuji Film kini meredup bahkan hilang di market.

Bagaimana brand Muhammadiyah? Tentu pertanyaan ini kembali kepada para kreator Muhammadiyah. Apakah para kreatornya bisa mempertahankan brand tersebut tetap berada di level atas seperti halnya beberapa merek lain (Louis Vuitton, Gucci, Prada, Mercy, BMW, Rolex) yang berhasil mendoktrin masyarakat harus menggunakan mereknya. Tentu Muhammadiyah perlu lebih terbuka dan jernih melihat perkembangan kemajuan yang terjadi Indonesia dan juga global.

Bisa dilihat sendiri saat ini, Muhammadiyah harus menghadapi persaingan brand. Sebut saja brand pendidikan, brand-brand pendidikan di luar merek Muhammadiyah kini tumbuh cepat dan tersebar di mana-mana, brand rumah sakit, brand-brand lain mulai mengepung di berbagai sudut, bahkan kini juga tumbuh brand mini rumah sakit seperti pasar retail yang menjamur di setiap lorong.

Brand pesantren kini mulai merambah luas brand-brand lain yang terus tumbuh seiring meningkatnya pertumbuhan kelas kiai dan ulama produk dari pendidikan luar negeri (Middle East). Bahkan ada beberapa brand yang kini belum dimiliki atau sudah dimiliki Muhammadiyah tapi masih tanggung. Sebut saja brand lembaga keuangan sekelas bank, media, minimarket sekelas Alfamart/Indomaret. Padahal, Muhammadiyah memiliki kemampuan besar untuk membangun brand-brand minimarket, media, dan lembaga keuangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Rekomendasi
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
Road to Kilau Raya 2026...
Road to Kilau Raya 2026 Hadir di Klaten, Irfan Hakim hingga Denada Siap Hibur Warga
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
Berita Terkini
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Infografis
Muhammadiyah Masuk 10...
Muhammadiyah Masuk 10 Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved