Relawan ABJ Optimistis Jokowi Bersedia Jadi Sekjen PBB

Rabu, 16 November 2022 - 19:59 WIB
loading...
Relawan ABJ Optimistis...
Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) optimistis Presiden Jokowi bersedia menjadi Sekjen PBB. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) optimistis jika dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersedia menjadi United Nations-Secretary General atau Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bukan mustahil jika Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB bakal mendukung penuh Jokowi sebagai Sekjen PBB.

“Kami akan menyampaikan hal ini nantinya kepada pak Jokowi. Kami optimistis apabila pada waktunya nanti Majelis Umum PBB memberikan kepercayaan penuh, Pak Jokowi bersedia menjadi Sekretaris Jenderal PBB,” kata Umbas, Rabu (16/11/2022).

Suksesnya penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali merupakan salah satu bukti kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi. Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara-negara besar. Umbas menuturkan diplomasi perdamaian yang dilakukan Jokowi juga begitu luar biasa.

Baca juga: KTT G20 Hasilkan Bali Leaders Declaration, Kecam Perang di Ukraina

Jokowi dalam sambutannya pada G20, mendorong negara-negara G20 agar bersama-sama menghentikan perang. Jokowi berharap seluruh negara harus menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB secara konsisten. “Kita semua memiliki tanggung jawab, tidak hanya untuk rakyat kita, tetapi juga untuk rakyat dunia. Bertanggung jawab artinya menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip piagam PBB secara konsisten,” kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Serahkan Presidensi G20 kepada India

Jokowi pun mengajak negara-negara G20 agar tidak memecah belah dunia dan tidak membiarkan dunia jatuh ke dalam perang dingin. Sebagai negara demokrasi yang memiliki 17.000 pulau dan 1.300 suku bangsa, Indonesia menyadari pentingnya dialog untuk mempertemukan perbedaan.

“Dalam forum ini salah satu yang menjadi kekuatan kepempinan indonesia adalah berani meminta semua pihak untuk menghentikan perang. Akar masalah dunia kan antara lain perang. Bakal banyak krisis dari perang,” kata Umbas.

Umbas mengatakan Pembukaan UUD 1945 antara lain menyebutkan Indonesia turut melaksanakan ketertiban dunia. Amanat konstitusi tersebut diwujudkan oleh Jokowi dalam berbagai partisipasi dan kontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Misalnya, ketika bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin di Moskwa dan dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kyiv, Ukraina.

“Kami mencatat sepanjang 2022 ini, Pak Jokowi sudah berada di puncak kepemimpinan global. Pak Jokowi tiada henti mengupayakan agar terciptanya perdamaian dunia. Ini selaras dengan amanat konstitusi UUD 1945,” ujar Umbas.

Umbas juga menekankan pentingnya posisi Indonesia sebagai Ketua ASEAN pada 2023. Jokowi diyakini akan menjadikan ASEAN menjadi kawasan stabil, damai, dan jangkar stabilitas dunia internasional. Kawasan ASEAn harus bermartabat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi.

“Posisi Indonesia sebagai Ketua ASEAN pada 2023 sangat strategis. ASEAN nantinya dapat menjadi jembatan dengan negara-negara besar. Kekuatan ASEAN akan bertambah besar dengan posisi Indonesia yang makin dihormati dunia internasional,” tutur Umbas.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Seskab Teddy soal Prabowo...
Seskab Teddy soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan
Teddy Sebut Biaya Perjalanan...
Teddy Sebut Biaya Perjalanan Luar Negeri yang Melebihi Anggaran Ditanggung Presiden Prabowo
Akhiri Kunjungan ke...
Akhiri Kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Wakil Sekjen PBB Ikut...
Wakil Sekjen PBB Ikut Berduka Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia
Indonesia di Bawah Bayang-Bayang...
Indonesia di Bawah Bayang-Bayang Krisis Global: Saatnya Berhenti Bergantung
Iran Surati Sekjen PBB:...
Iran Surati Sekjen PBB: Seluruh Pangkalan AS di Timur Tengah Jadi Target Sah!
Rusia Marah, Tuding...
Rusia Marah, Tuding Sekjen PBB Standar Ganda soal Crimea dan Greenland
Sekjen PBB Ancam Seret...
Sekjen PBB Ancam Seret Israel ke Mahkamah Internasional terkait UU yang Menyerang UNRWA
Rekomendasi
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved