Ribuan Pegawai Walkot Jakbar Ikuti Rapid Test Massal yang Digelar BIN

Rabu, 08 Juli 2020 - 15:16 WIB
loading...
Ribuan Pegawai Walkot...
Staf Khusus Kepala BIN Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono memberikan sambutan sebelum pelaksanaan rapid dan swab tes untuk ASN di Walkot Jakbar. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) terus berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Kali ini, BIN menggelar rapid test dan swab test massal di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terlebih, kantor Wali Kota Jakarta Barat merupakan kantor pelayanan publik yang berinteraksi dengan masyarakat. BIN menyasar para pegawai di lingkungan Wali Kota Jakarta Barat. (Baca juga: Ada Karyawan Positif COVID-19, Kemendikbud Bantah Kantornya Lockdown)

Staf Khusus Kepala BIN Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono mengatakan, dalam rapid test ini, BIN menyasar para pegawai di lingkungan Wali Kota Jakarta Barat mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai lainnya. Diharapkan, lewat rapid test ini dapat membantu Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Ini khusus ditujukan kepada ASN yang ada di lingkup Jakbar juga ada dari BPN, Kejari, dan instansi di lingkungan Wali Kota Jakbar," ucap Neno kepada wartawan di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (8/7/2020).

Neno mengatakan, angka kasus di DKI Jakarta masih cukup tinggi. Namun, dia yakin dengan gelaran rapid test masal ini dapat memudahkan pemerintah setempat melakukan tracking. Dia juga mengingatkan akan pentingnya protokol kesehatan.

"Tingkat kesadaran ini yang penting dilakukan. Protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah harus dijalani seperti cuci tangan, jaga jarak dan lain-lain," ujarnya.

Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 2.000 kit rapid test dan menerjunkan dua unit mobil laboratorium PCR untuk melakukan uji swab test serta dua unit mobil ambulans. Mobil laboratorium milik BIN ini diperuntukan untuk warga yang hasilnya menunjukan reaktif. Hasilnya bisa diketahui dalam waktu 5 jam. Mobil laboratorium Covid-19 ini, merupakan laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.

Selain itu, BIN juga mengerahkan 40 tenaga medis dari Medical of Intelligence untuk menangani pegawai Wali Kota Jakbar mengikuti rapid test dan swab test.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengapresiasi langkah BIN yang gencar melakukan rapid test dan swab test maraton di sejumlah daerah di Jabodetabek dan wilayah lainnya. Rustam mengatakan, kegiatan BIN sungguh bermanfaat luar biasa.

"Ini kegiatan BIN untuk kesekian kalinya di Jakarta Barat, karena sebelumnya di Jakbar sudah dilakukan. Hari ini sampai besok dilakukan di Wali Kota Jakbar dengan sasaran pegawai ASN serta PJLB, karyawan Cleaning Service, Pamdal, seluruh karyawan dan karyawati di kantor kecamatan, BPN, Kejari, Polres, dan Dandim," ujarnya.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kota Jakarta Barat dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19," sambung dia.

Rustam mengungkapkan pihaknya menyiapkan 2.380 pegawai di lingkungan Wali Kota Jakarta Barat untuk mengikuti kegiatan rapid test dan swab test massal ini. Menurut Rustam, rapid test gratis sangat membantu mengingat biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan test cepat dan swab test cukup mahal.

"Kalau seadanya dilakukan oleh kantor Wali Kota Jakarta Barat biaya berapa untuk 2.300 sekian. Sementara kita konsentrasinya di tingkat provinsi. Jadi ini sangat membantu sekali," jelasnya.

BIN akan berada di Kantor Wali Kota Jakarta Barat menggelar rapid test dan swab test massal selama 2 hari yakni tanggal 8 dan 9 Juli 2020.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Diminta Perhatikan...
Pemerintah Diminta Perhatikan Persoalan Impor Alat Rapid Test
Alat Swab Langka di...
Alat Swab Langka di Sejumlah Provinsi, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Corona Melonjak, Kesadaran...
Corona Melonjak, Kesadaran Masyarakat Swab Test Dinilai Meningkat Drastis
Fatwa MUI: Tes Swab...
Fatwa MUI: Tes Swab Lewat Mulut atau Hidung Tak Batalkan Puasa
Bertemu Dirut Indofarma,...
Bertemu Dirut Indofarma, Bamsoet Dorong Perbanyak Fasilitas Swab Drive Thru
Dirut RS Ummi Diperiksa...
Dirut RS Ummi Diperiksa Penyidik di Rumah, Bareskrim: Kondisinya Sehat
Pemkot Jakbar Fasilitasi...
Pemkot Jakbar Fasilitasi Penyelesaian Sertifikat Warga City Park
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Herindra Disepakati...
Herindra Disepakati Jadi Kepala BIN, DPR Ingatkan soal Stabilitas Keamanan Negara
Rekomendasi
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Berita Terkini
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Infografis
Sederet Jabatan yang...
Sederet Jabatan yang Pernah Disandang Mohammad bin Salman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved