Viral Bagan dan Video Menyerang Pejabat dan Institusi Pori, Lemkapi: Opini Menyesatkan

Minggu, 06 November 2022 - 11:59 WIB
loading...
Viral Bagan dan Video...
Direktur Eksekutif Lemkapi) Edi Hasibuan prihatin atas munculnya bagan dan video menyerang pribadi pejabat tinggi dan institusi Polri. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Staregis Kepolisian Indonesia ( Lemkapi ) Edi Hasibuan prihatin atas bermunculannya sejumlah bagan dan video yang isinya menyerang pribadi pejabat tinggi dan institusi Polri. Bagan dan video itu terus diviralkan pascapenetapan tersangka dan pemberhentian Ferdi Sambo dan Brigjen Hendra Kurniawan sebagai anggota Polri oleh Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Video terakhir adalah rekaman Ismail Bolong, mantan anggota Polri yang pernah diperiksa Paminal Polri pada masa kepemimpinan Irjen Ferdi Sambo pada Februari 2022. Ismail Bolong kala itu mengaku menyetorkan sejumlah uang koordinasi kepada Kabareskrim dengan harapan usaha tambang ilegalnya aman.

Sehari setelah video itu viral, Ismail Bolong meminta maaf kepada Kabareskrim atas ucapannya. Ismail menegaskan bahwa pengakuannya itu tidak benar. Ismail mengaku tidak mengenal dan tidak pernah memberi uang kepada Kabareskrim.

Baca juga: Lemkapi Sebut Sanksi terhadap AKBP Brotoseno Wewenang KKEP

"Saya dipaksa Brigjen Hendra agar mengaku seperti isi narasi yang dia siapkan," katanya dalam video yang baru muncul.

Tak jelas mana video yang benar atas dua pengakuan berbeda tersebut. "Kalau saya tidak mau, saya akan dibawa ke Mabes Polri," lanjut Ismail Bolong mengklarifikasi ucapannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Berita Terkini
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved