ETLE: Antara Harapan dan Tantangan

Rabu, 02 November 2022 - 13:06 WIB
loading...
A A A
Pencuri kedua misalnya mencuri ayam dengan tujuan mendapatkan uang untuk bermalam minggu dengan pacarnya. Beda lagi pencuri ketiga yang mencuri ayam dengan motif untuk membeli narkoba.

Hakim tentu tidak mungkin (dan tidak boleh) memberikan hukuman yang sama persis kepada ketiga pencuri tersebut. Barangkali hakim akan menjatuhkan ancaman pidana maksimal bagi pencuri ketiga karena tujuannya membeli narkoba, pidana sedang bagi pencuri kedua yang melakukannya karena demi memperoleh uang untuk membawa pacarnya bermalam minggu, dan pidana percobaan saja kepada pencuri pertama yang melakukan pencurian itu karena keterpaksaan.

Membedakan hukuman antara ketiganya, padahal bunyi pasal yang menjadi dasar adalah sama persis, sebagaimana diilustrasikan oleh Achmad Ali itu, hanya dapat dilakukan dengan proses penegakan hukum yang berlandaskan pada etika, yang itu hanya dapat dilakukan oleh seorang manusia yang mempunyai hati nurani. Di hadapan mesin dan teknologi yang hakikatnya merupakan benda mati, membedakan hukuman itu sangat sulit dilakukan.

Ilustrasi di atas juga sangat mungkin terjadi pada proses penegakan hukum lalu lintas melalui ETLE ini. Akan mencederai rasa keadilan masyarakat bila seorang anak muda berkendara tidak menggunakan helm di tengah kota yang lalu lintasnya padat dengan seorang petani yang juga berkendara tanpa menggunakan helm di pelosok desa yang lalu lintasnya sangat sepi, namun keduanya dikenai sanksi yang sama karena ancaman pasalnya sama.

Tulisan ini tentu tidak dapat memberikan kontribusi saran mengenai bagaimana menyematkan etika dan nurani kepada teknologi yang merupakan benda mati. Tetapi, setidaknya diharapkan menjadi pengingat bahwa etika dan moralitas tidak dapat dipisahkan dari proses penegakan hukum.

Mengingat etika dan moralitas hanya akan hadir dari manusia yang berhati nurani, maka kendati pun perkembangan teknologi diadopsi dan dimanfaatkan dalam proses penegakan hukum, manusianya, dalam hal ini aparat kepolisian, harus menjadi aktor utama yang mengusahakan hadirnya keadilan dalam penegakan hukum.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Korlantas Gelar Operasi...
Korlantas Gelar Operasi Patuh mulai 8 Juni, Pelanggaran Pelat Nomor Bakal Jadi Target
Memanusiakan Jalan Raya:...
Memanusiakan Jalan Raya: Lebih dari Sekadar Aspal dan Marka
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Kapolri Sebut Angka...
Kapolri Sebut Angka Kecelakaan Mudik Turun, Lemkapi: Bukti Polri Hadir untuk Masyarakat
Kapolri Sebut Angka...
Kapolri Sebut Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun, Sahroni: Antisipasi Polri Luar Biasa
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
Rekomendasi
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved