Mentransformasi Jaminan Sosial sebagai Budaya Masyarakat

Rabu, 26 Oktober 2022 - 12:17 WIB
loading...
A A A
Proses transformasi ini, perlu didorong kuat oleh semua stakeholder dan tokoh-tokoh masyarakat, agama, dan lintas organisasi lainnya agar pemahaman masyarakat bisa segera mewujud dalam bentuk kesadaran penuh, bukan hanya pada sisi kebutuhan namun pada ujungnya budaya yang menjadikan “rasa malu” sebagai bentengnya.

Kepercayaan Publik
Sejalan dengan membangun budaya dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat ini, lembaga jaminan sosial yang sampai saat ini masih identik-sebangun dengan asuransi terus memperbaiki diri dengan memberikan citra positif akan pengelolaan kelembagaanya, baik dari sisi layanan maupun dalam memegang amanah dana masyarakat yang dikumpulkan melalui iuran atau premi dalam istilah asuransi.

Sheth (2004) mendefiniskan trust atau kepercayaan sebagai kesediaan untuk mengandalkan kemampuan, integritas, dan motivasi pihak lain untuk bertindak melayani kebutuhan dan kepentingan yang telah disepakati secara implisit atau eksplisit.

Beberapa kejadian yang menimpa lembaga keuangan asuransi seperti yang pernah didengar seperti Jiwasraya, AJB Bumiputera 1912, dan masih mungkin ada yang lain, yang merugikan masyarakat pengiur tentu perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius dari pemerintah sebagai regulator untuk mengurangi dampak ketidakpercayaan publik kepada lembaga yang semisal.

Termasuk kasus yang belakangan muncul di beberapa media yakni dugaan korupsi di Taspen Life, dengan sendirinya akan menimbulkan pertanyaan publik, “Amankah uang saya?”. Atau dalam konteks asuransi lainnya, “Apakah lembaga ini mampu menutupi kewajibannya pada para peserta terkait manfaat-manfaat yang dijanjikan?” dan akan banyak lagi pertanyaan yang tidak hanya memerlukan jawaban verbal, melainkan juga dengan tindakan.

Komitmen Transformasi
Lembaga jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan memiliki regulasi yang begitu ketat di samping tata aturan yang sudah dibuat dalam konteks internasioal yakni ISSA Guidelines sebagai pegangan para pengelola jaminan sosial di dunia yang saat ini anggotanya lebih dari 160 negara.

Menyambut ISSA World Forum 2022, akhir Oktober ini di Marakes, salah satu kota tua di Maroko yang menjadi salah satu ikon budaya di dunia, memberikan harapan kuat untuk menjadikan budaya jaminan sosial yang di-endors oleh seluruh negara dan dalam struktur negara dengan melibatkan semua stakeholder dan tokoh-tokohnya, baik tokoh agama, masyarakat, pemuda dan pimpinan-pimpinan organisasi lintas sektoral. Proses transformasi budaya menjadi resolusi dan masuk dalam peta universal coverage. Semoga.

Selamat berkumpul dan berdiskusi dengan semangat sharing knowledge di World Social Security Forum – ISSA di Marakes, Maroko.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
DPR Sepakati 10 Anggota...
DPR Sepakati 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Salah Satunya Lula Kamal
Golkar Desak Pemenuhan...
Golkar Desak Pemenuhan Jaminan Sosial Pekerja di Bencana Sumatera
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
Sarbumusi Usulkan BPJS...
Sarbumusi Usulkan BPJS Ketenagakerjaan Gratis untuk 20 Persen Penduduk Bekerja
Aktivis 98 Tekankan...
Aktivis 98 Tekankan Pentingnya Perlindungan Pekerja Informal Lebih Maksimal
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemkot Depok Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja melalui PEKA
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Rekomendasi
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved