Tolak Bayar Denda Overstay, Pasangan WNA Malah Acungkan Jari Tengah ke Petugas Imigrasi
Kamis, 20 Oktober 2022 - 13:55 WIB
loading...
Pasangan WNA asal Australia dan Jepang bernama Maziar Darvishi dan Megumi Tadatsu meminta maaf setelah menghina petugas Imigrasi Bandara Soetta, Senin (17/10/2022). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Pasangan warga negara asing ( WNA ) berbuat kurang ajar kepada petugas Imigrasi di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta pada Senin (17/10/2022) pukul 17.35 WIB. WNA asal Australia dan Jepang bernama Maziar Darvishi dan Megumi Tadatsu itu mengacungkan jari tengah kepada petugas.
Mulanya, Maziar dan Megumi bersama kedua anaknya hendak terbang ke Australia menggunakan pesawat QF42 dari Bandara Soekarno-Hatta. Namun, mereka ternyata overstay selama dua hari berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian.
Petugas kemudian meminta pasangan tersebut membayar denda overstay sesuai dengan ketentuan berlaku. Namun, permintaan denda tersebut ditolak oleh Maziar. Maziar dikabarkan melempar petugas Imigrasi dengan amplop berwarna coklat.
Tak hanya itu, Maziar juga disebut-sebut mengacungkan jari tengah kepada petugas Imigrasi yang kerap dianggap sebagai simbol penghinaan. Hal itu dilakukan Maziar ketika menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPIN Soetta.
"Kami sangat tersinggung, Pak Menteri juga sangat tersinggung. Tindakan ini sudah masuk dalam unsur pidana," kata Kepala Imigrasi Bandara Soetta Muhammad Tito Andrianto melalui keterangan resminya, Kamis (20/10/2022).
Atas kejadian tersebut, kata Tito, pasangan WNA itu telah meminta maaf secara resmi. Permohonan maaf itu disaksikan langsung oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Australia dan Jepang di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta.
Mulanya, Maziar dan Megumi bersama kedua anaknya hendak terbang ke Australia menggunakan pesawat QF42 dari Bandara Soekarno-Hatta. Namun, mereka ternyata overstay selama dua hari berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian.
Petugas kemudian meminta pasangan tersebut membayar denda overstay sesuai dengan ketentuan berlaku. Namun, permintaan denda tersebut ditolak oleh Maziar. Maziar dikabarkan melempar petugas Imigrasi dengan amplop berwarna coklat.
Tak hanya itu, Maziar juga disebut-sebut mengacungkan jari tengah kepada petugas Imigrasi yang kerap dianggap sebagai simbol penghinaan. Hal itu dilakukan Maziar ketika menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPIN Soetta.
"Kami sangat tersinggung, Pak Menteri juga sangat tersinggung. Tindakan ini sudah masuk dalam unsur pidana," kata Kepala Imigrasi Bandara Soetta Muhammad Tito Andrianto melalui keterangan resminya, Kamis (20/10/2022).
Atas kejadian tersebut, kata Tito, pasangan WNA itu telah meminta maaf secara resmi. Permohonan maaf itu disaksikan langsung oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Australia dan Jepang di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta.
Lihat Juga :