Pengacara Sebut Skenario Tembak-menembak Dibuat Ferdy Sambo demi Selamatkan Bharada E

Kamis, 13 Oktober 2022 - 00:11 WIB
loading...
Pengacara Sebut Skenario...
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo saat menjalani rekonstruksi di rumah dinas Kadiv Propam di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. FOTO/DOK.MPI
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Febri Diansyah mengklaim bahwa skenario tembak-menembak yang dilakukan kliennya itu untuk menyelamatkan Bharada Richard Eliezer ( Bharada E ) dari jeratan hukum.

Diketahui, Bharada E terlibat dalam aksi menembak Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J). Febri mengatakan terdapat tiga fase dalam peristiwa ini. Fase pertama yakni serangakaian peristiwa, kedua skenario dan ketiga penegakan hukum.

”Fase pertama inilah kita mengetahui ada peristiwa ada kejadian perbuatan perbuatann yang terjadi baik di Magelang maupun Jakarta,” kata Febri, Rabu (12/10/2022). Baca juga: Terungkap! Begini Awal Mula Ferdy Sambo Sebar Rekayasa Kasus Pembunuhan Brigadir J

Dia menjelaskan fase kedua ini disebut-sebut terdapat kebohongan dalam proses penegakan hukum. Secara objektif tim kuasa hukum harus menyampaikan beberapa perbuatan termasuk ada dugaan peran kliennya berada di fase ini.

”Ketika kami bicara dengan Putri, ketika kami bicara dengan Ferdy Sambo, mereka mengakui bahwa ada kekeliruan-kekeliruan memang yang terjadi di fase kedua ini,” ucapnya.



Lalu pada fase ketiga, Sambo mengakui telah membuat skenario tembak-menembak untuk penegakan hukum.Pertama misalnya ketika FS setelah proses penembakan panik dan mengambil senjata J yang berada di pinggang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Mangkir dari Sidang,...
Mangkir dari Sidang, Penasihat Hukum Nadiem Makarim Dinilai Bisa Dikategorikan Contempt of Court
Todung Mulya Lubis Jadi...
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Dugaan Makar
Kasus Chromebook, Tim...
Kasus Chromebook, Tim Hukum Nadiem: Saksi yang Dihadirkan Jaksa Tak Punya Fakta
Putri Candrawathi Istri...
Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Terima Remisi Khusus Natal 1 Bulan
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Kuasa Hukum Christiano...
Kuasa Hukum Christiano di PN Sleman: Unsur Kelalaian Tak Terpenuhi
Rekomendasi
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
MA Ubah Hukuman Mati...
MA Ubah Hukuman Mati Ferdy Sambo jadi Penjara Seumur Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved