Buka MTQ Nasional ke-29, Wapres: Momentum Tingkatkan Kualitas SDM Unggul dan Qur'ani

Rabu, 12 Oktober 2022 - 21:29 WIB
loading...
Buka MTQ Nasional ke-29, Wapres: Momentum Tingkatkan Kualitas SDM Unggul dan Qurani
Wapres KH Ma’ruf Amin membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-29 Tahun 2022 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wapres KH Ma’ruf Amin membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-29 Tahun 2022 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional ke-29 Tahun 2022 di Kalimantan Selatan, secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata Wapres saat membuka acara diiringi dengan pemukulan bedug pada Rabu (12/10/2022) malam.

Menurut Kiai Ma'ruf, kegiatan ini merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar mengagungkan kalam Illahi untuk meneguhkan kesucian-Nya, memperkuat keimanan, dan memperluas fungsi edukatif kitab suci Al-Qur’an bagi umat Islam.

Baca juga: Kemenag: MTQ Nasional ke-29 Banjarmasin Akan Berjalan Fair dan Bebas Intervensi

Adapun tema yang diangkat dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an tahun ini, “Dengan MTQ Nasional kita Tingkatkan Kualitas SDM yang Unggul dan Qur’ani untuk Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Moderat”

Baca juga: MTQ Nasional ke-29, Menag: Alquran Sepatutnya Terus Dikenalkan kepada Generasi Muda

Tema ini, kata Kiai Ma'ruf, dinilai sangat tepat dengan kondisi saat ini. “Terkait kualitas sumber daya manusia, perintah pertama Al Qur’an adalah iqra’ (bacalah), yang memiliki makna agar setiap umat Islam menekankan kepada pemupukan ilmu pengetahuan secara terus-menerus yang bisa dipakai untuk mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi,” ungkapnya.

Wapres menambahkan, setiap muslim harus menjadi pribadi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memberikan kemasalahatan bagi masyarakat.

“Ilmu pengetahuan merupakan identitas generasi Qur’ani. Saya berharap generasi muda muslim mempunyai identitas tersebut. Proses peningkatan pengetahuan ini tidak boleh berhenti, tapi berkelanjutan agar selalu relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2690 seconds (11.210#12.26)