Berpartisipasi dalam ISEF 2022, BPKH dan BI Gelar Konferensi Haji Internasional
Selasa, 04 Oktober 2022 - 06:02 WIB
loading...
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali berpartisipasi dalam Indonesia Sharia Economic Forum (ISEF) 2022. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali berpartisipasi dalam Indonesia Sharia Economic Forum (ISEF) 2022. Berkolaborasi dengan Bank Indonesia, BPKH akan menggelar Konferensi Haji Internasional (International Hajj Conference) sebagai bagian dari rangkaian ISEF 2022 yang akan dilaksanakan tanggal 7 Oktober 2022.
Sekretaris Badan BPKH Emir Rio Krishna menjelaskan Konferensi Haji Internasional 2022 ini akan membahas tema Digitalisasi dan Inklusivitas dalam Ekosistem Haji. Baca juga: KJRI Jeddah Amankan 127 Paspor Jamaah Haji dan Umrah Wafat di Saudi
“Tema tersebut akan dibahas dengan mengundang Keynote Speaker dan panelis dari berbagai instansi pemerintah, lembaga keuangan, dan praktisi bisnis dari dalam dan luar negeri,” ujar Emir dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022).
ISEF merupakan acara tahunan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi dan keuangan syariah (Eksyar). ISEF dalam perjalanannya, berevolusi dari kegiatan yang berskala nasional menjadi kegiatan berskala internasional dimana sejak 2019 BPKH turut berpartisipasi melalui Seminar Internasional. ISEF sendiri telah menjadi ajang yang diperhitungkan dalam kalender acara Eksyar dunia.
Gelaran ISEF ke-9 tahun 2022 akan diselenggarakan pada tanggal 5-9 Oktober secara hybrid dengan tema Recover Together Recover Stronger: Optimizing Sharia Economy and Finance for Inclusive Recovery, sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia.
Lebih lanjut, Emir Rio menjelaskan Kemajuan teknologi telah membawa dampak yang signifikan di berbagai sektor. Melalui transformasi digital, banyak orang mendapatkan manfaat dari peningkatan layanan di berbagai sektor. Dalam Ekosistem Haji, ada tren yang muncul dari transformasi digital tersebut.
Selain itu, Kerajaan Arab Saudi saat ini sedang mengembangkan sistem registrasi digital bagi jamaah haji yang ingin menunaikan ibadah haji. Ini akan membawa perubahan dalam cara prosedur pendaftaran yang harus dilakukan jamaah.
Sekretaris Badan BPKH Emir Rio Krishna menjelaskan Konferensi Haji Internasional 2022 ini akan membahas tema Digitalisasi dan Inklusivitas dalam Ekosistem Haji. Baca juga: KJRI Jeddah Amankan 127 Paspor Jamaah Haji dan Umrah Wafat di Saudi
“Tema tersebut akan dibahas dengan mengundang Keynote Speaker dan panelis dari berbagai instansi pemerintah, lembaga keuangan, dan praktisi bisnis dari dalam dan luar negeri,” ujar Emir dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022).
ISEF merupakan acara tahunan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi dan keuangan syariah (Eksyar). ISEF dalam perjalanannya, berevolusi dari kegiatan yang berskala nasional menjadi kegiatan berskala internasional dimana sejak 2019 BPKH turut berpartisipasi melalui Seminar Internasional. ISEF sendiri telah menjadi ajang yang diperhitungkan dalam kalender acara Eksyar dunia.
Gelaran ISEF ke-9 tahun 2022 akan diselenggarakan pada tanggal 5-9 Oktober secara hybrid dengan tema Recover Together Recover Stronger: Optimizing Sharia Economy and Finance for Inclusive Recovery, sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia.
Lebih lanjut, Emir Rio menjelaskan Kemajuan teknologi telah membawa dampak yang signifikan di berbagai sektor. Melalui transformasi digital, banyak orang mendapatkan manfaat dari peningkatan layanan di berbagai sektor. Dalam Ekosistem Haji, ada tren yang muncul dari transformasi digital tersebut.
Selain itu, Kerajaan Arab Saudi saat ini sedang mengembangkan sistem registrasi digital bagi jamaah haji yang ingin menunaikan ibadah haji. Ini akan membawa perubahan dalam cara prosedur pendaftaran yang harus dilakukan jamaah.
Lihat Juga :