Golkar Jayapura Minta Lukas Enembe Berjiwa Besar Jalani Pemeriksaan KPK

Kamis, 29 September 2022 - 23:39 WIB
loading...
Golkar Jayapura Minta...
Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura John Bukwab mengatakan Lukas Enembe harus berjiwa besar dalam menghadapi dan mematuhi proses hukum yang saat ini menjeratnya. Foto/Istimewa
A A A
JAYAPURA - Masyarakat Indonesia khususnya Papua hingga saat ini masih menyoroti kasus korupsi yang diduga melibatkan Gubernur Papua Lukas Enembe . Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura John Bukwab mengatakan Lukas Enembe harus berjiwa besar dalam menghadapi dan mematuhi proses hukum yang saat ini menjeratnya.

Tidak ada yang kebal hukum di negara ini dan jangan menghindar dari hukum yang ada. Hal tersebut diungkapkan politisi Partai Golkar Kabupaten Jayapura John Bukwab saat ditemui di Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (29/9/2022). Baca juga: KPK Minta Rekomendasi IDI Pertimbangkan Lukas Enembe Berobat ke Singapura



John Bukwab menegaskan negara Indonesia adalah negara hukum jadi kita serahkan semua ke tangan hukum dan tidak ada yang kebal hukum. Bahkan pencuri ayam saja harus menerima hukuman apalagi yang tersangka korupsi seperti Lukas Enembe.

"Seluruh masyarakat Papua jangan cepat terprovokasi oleh pihak provokator kita harus jaga kedamaian dan kesatuan. Tanah Papua adalah ada zona damai sehingga jangan ada kelompok tertentu yang melakukan provokasi," imbau dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Berita Terkini
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved