Indonesia Bergabung Bersama WHO Teliti Virus Covid-19
Jum'at, 03 Juli 2020 - 14:20 WIB
loading...
Indonesia bergabung dalam kerja sama studi penelitian serologis global untuk Covid-19 yang dikoordinasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia bergabung dalam kerja sama studi penelitian serologis global untuk virus Corona (Covid-19) yang dikoordinasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Penelitian ini untuk memahami secara komprehensif tingkat infeksi, kejadian infeksi ringan dan tanpa gejala, serta proporsi antibodi terhadap infeksi SARS-CoV-2 pada populasi umum berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia untuk memastikan kekebalan populasi kumulatif. (Baca juga: Pakar Gugus Tugas Sebut 66 Kabupaten/Kota Belum Terdampak Covid-19)
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu mengatakan, pada awal Juni, Indonesia menyatakan minatnya untuk ikut serta dalam Solidarity II – sebuah platform kolaborasi global untuk meningkatkan pemahaman ilmiah di bidang studi serologis melalui implementasi WHO Unity Study.
“Kami ingin menilai besarnya masalah dan menyelidiki tingkat infeksi dengan berpartisipasi dalam penyelidikan seroepidemiology WHO. Deteksi dan penyebaran patogen pernapasan yang muncul seperti Covid-19 disertai dengan ketidakpastian atas karakteristik utama epidemiologis dan serologis,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima SINDO (3/7/2020). (Baca juga: Tambah Satu Positif, 1.119 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi Corona)
Partisipasi Indonesia dalam studi serologis global akan berkontribusi tidak hanya pada respons kesehatan masyarakat dan pengambilan kebijakan di tingkat nasional, tetapi juga pada pemahaman global tentang seroprevalensi dan tindakan pengendalian.
Penelitian ini untuk memahami secara komprehensif tingkat infeksi, kejadian infeksi ringan dan tanpa gejala, serta proporsi antibodi terhadap infeksi SARS-CoV-2 pada populasi umum berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia untuk memastikan kekebalan populasi kumulatif. (Baca juga: Pakar Gugus Tugas Sebut 66 Kabupaten/Kota Belum Terdampak Covid-19)
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu mengatakan, pada awal Juni, Indonesia menyatakan minatnya untuk ikut serta dalam Solidarity II – sebuah platform kolaborasi global untuk meningkatkan pemahaman ilmiah di bidang studi serologis melalui implementasi WHO Unity Study.
“Kami ingin menilai besarnya masalah dan menyelidiki tingkat infeksi dengan berpartisipasi dalam penyelidikan seroepidemiology WHO. Deteksi dan penyebaran patogen pernapasan yang muncul seperti Covid-19 disertai dengan ketidakpastian atas karakteristik utama epidemiologis dan serologis,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima SINDO (3/7/2020). (Baca juga: Tambah Satu Positif, 1.119 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi Corona)
Partisipasi Indonesia dalam studi serologis global akan berkontribusi tidak hanya pada respons kesehatan masyarakat dan pengambilan kebijakan di tingkat nasional, tetapi juga pada pemahaman global tentang seroprevalensi dan tindakan pengendalian.
Lihat Juga :