PMI Teken MoU dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Ini Lingkup Kerja Samanya

Sabtu, 17 September 2022 - 15:58 WIB
loading...
PMI Teken MoU dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Ini Lingkup Kerja Samanya
Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) terkait donor darah. Foto/Ari Sandita
A A A
JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) terkait donor darah. Penandatanganan MoU dilakukan di Markas PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2022).

"Hari ini di saat ulang tahun PMI ke-77 kami Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melakukan penandatanganan Mou dengan PMI. Ada empat lingkup yang menjadi kerja sama antara Ketenagakerjaan dengan PMI," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Menurutnya, empat lingkup kerja sama itu pertama terkait pembinaan, keselamatan, dan keselamatan kerja. Kedua terkait pelayanan sosial dan advokasi, ketiga terkait pembinaan hubungan industrial, dan keempat terkait pengurangan risiko bencana bagi pekerja atau buruh.

"Saya kira relevan sekali kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan PMI karena kita ingin pekerja kita sehat sehingga dengan bekerja kita sehat maka akan semakin produktif," tuturnya.

Kegiatan Donor Darah
Di sela-sela kegiatan penandatanganan MoU antara PMI, Kemenaker, dan PSMTI itu ada pula kegiatan donor darah yang dilakukan PSMTI secara serentak di seluruh Indonesia bersama Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), yang disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla (JK). Menanggapi itu, Menaker Ida Fauziyah menyambut baik kegiatan tersebut karena bersamaan dengan ulang tahun ke-77 PMI.

Menaker juga berharap PMI terus ada di hati warga Indonesia dan PMI bisa terus memberikan bantuan pada sesamanya. "Saya kira juga menyambut baik di saat PMI ulang tahun yang ke-77, diadakan juga donor darah secara serentak di semua Indonesia, saya kira ini upaya yang harus mendapatkan apresiasi. Satu tetes darah menyelamatkan jiwa manusia," jelasnya.

Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilakukan PSMTI secara serentak di seluruh kawasan Indonesia. Pasalnya, itu merupakan salah satu upaya masyarakat untuk membantu sesama manusia.

"Karena seperti saya katakan, tiap tahun kita butuh 5 juta kantong darah untuk mendukung kesehatan masyarakat, karena ini dari manusia ke manusia dan ini sangat dibutuhkan."

JK mengungkapkan, PMI sejatinya mengatur persoalan darah dan dapat memberikan donor itu pada pasien yang ada di rumah sakit kapan saja. "Sehingga dari Paguyuban Tionghoa ini dia melaksanakan donor darah secara teratur, terpenting teraturnya itu," imbuhnya.

JK menyebutkan, di HUT ke-77 PMI ini, pihaknya bakal terus melakukan kegiatan-kegiatannya, seperti donor darah, penanganan bencana, dan mengatur perdamaian serta membantu sosial masyarakat. Namun, semua kegiatan tersebut tentu membutuhkan partisipasi dari masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum PSMTI Willianto Tanta menambahkan, pihaknya bangga dan senang bisa berkunjung ke Markas PMI sekaligus untuk melakukan penandatanganan kerja sama donor darah dengan PMI. Pihaknya saat ini tengah melakukan kegiatan donor darah secara serentak di 10 provinsi di Indonesia.

"Kebutuhan darah setahun 5 juta kantong, PSMTI juga biasanya tiap tahun melakukan donor darah, seperti tiap Ramadhan karena biasanya dari muslim kan kurang, sehingga kami dari paguyuban membantu memenuhi kebutuhan darah. Hari ini kita mulai dari ulang tahun PMI, ini demi kemanusiaan," katanya.
(zik)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2885 seconds (11.210#12.26)