Isu Ferdy Sambo Miliki Masalah Kejiwaan, Ini Penjelasan Ketua Komnas HAM
Jum'at, 16 September 2022 - 11:03 WIB
loading...
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik angkat bicara terkait isu yang menyebutkan bahwa mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo memiliki masalah kejiawaan dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komnas HAM , Ahmad Taufan Damanik angkat bicara terkait isu yang menyebutkan bahwa mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo memiliki masalah kejiawaan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Padahal, menurutnya pernyataan yang ia lontarkan pada saat itu lebih menekankan kepada perbuatan Ferdy Sambo yang tampak terskema dan memiliki kuasa penuh di lingkungan internal Polri. Baca juga: Penampakan Berkas Perkara Ferdy Sambo Cs terkait Kasus Perusakan Barang Bukti
"Salah nangkap. Jadi maksudnya orang ini (Sambo) mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Dia Kadiv Propam, tapi dia juga bisa menggerakkan di luar lingkungan bawah Propam, bisa menggerakkan di Metro Jaya, Reskrim," ujar Taufan kepada MPI, Jumat (16/9/2022).
"Ini artinya apa? Ya berarti sudah melebihi abuse of power seseorang dengan kekuasaan tertentu di luar kekuasaannya," sambungnya.
Atas dasar itulah, menurutnya Ferdy Sambo merasa kebal hukum dan melakukan eksekusi terhadap ajudan pribadinya yang tidak lain adalah orang terdekatnya.
Padahal, menurutnya pernyataan yang ia lontarkan pada saat itu lebih menekankan kepada perbuatan Ferdy Sambo yang tampak terskema dan memiliki kuasa penuh di lingkungan internal Polri. Baca juga: Penampakan Berkas Perkara Ferdy Sambo Cs terkait Kasus Perusakan Barang Bukti
"Salah nangkap. Jadi maksudnya orang ini (Sambo) mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Dia Kadiv Propam, tapi dia juga bisa menggerakkan di luar lingkungan bawah Propam, bisa menggerakkan di Metro Jaya, Reskrim," ujar Taufan kepada MPI, Jumat (16/9/2022).
"Ini artinya apa? Ya berarti sudah melebihi abuse of power seseorang dengan kekuasaan tertentu di luar kekuasaannya," sambungnya.
Atas dasar itulah, menurutnya Ferdy Sambo merasa kebal hukum dan melakukan eksekusi terhadap ajudan pribadinya yang tidak lain adalah orang terdekatnya.
Lihat Juga :