Penambahan Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Yuri Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Kamis, 02 Juli 2020 - 16:33 WIB
loading...
A A A
“Dalam artian New Normal adalah kita merubah kebiasaan-kebiasaan yang dahulu kita anggap normal karena saat itu ancaman COVID-19 belum ada,” jelasnya.

Masyarakat, tegas Yuri, harus memahami betul bagaimana mekanisme penularan COVID-19 ini. “COVID-19 ini ditularkan oleh orang yang positif di dalam tubuhnya dan kemudian batuk, bersin, berbicara sehingga kemudian keluar droplet atau butiran-butiran kecil yang menyebar ke sekitarnya dan terhirup orang lain karena tidak menjaga jarak dan tidak menggunakan masker maka besar kemungkinan orang itu akan tertular. Sehingga sekarang yang harus kita lakukan di dalam merubah kebiasaan kita yang dahulu kita katakan normal sekarang tidak bisa lagi kita laksanakan,” paparnya.

Oleh karena itu, perlu perubahan adaptasi kebiasaan baru yang menjamin diri kita aman dari penularan COVID-19. Di antaranya yakni menjaga jarak. “Selalu diupayakan menjaga jarak fisik antara satu dengan yang lainnya setidak-tidaknya pada jarak lebih dari satu meter,” kata dia.

Kemudian menggunakan masker. “Ini menjadi penting untuk melindungi kita dari kemungkinan terpapar secara langsung dari droplet, dari percikan ludah orang yang positif. Kita tidak pernah tahu pada saat berada di tempat publik, di luar rumah kita tidak pernah tahu kita akan ketemu dengan orang yang membawa virus ini atau tidak,” tutur Yuri. (Baca juga: Dokter RSPAD Sebut Pasien COVID-19 Sembuh Bisa Terinfeksi Lagi)

Menggunakan masker, tambah Yuri, menjadi sesuatu yang penting. Baik untuk orang yang belum sakit dalam artian melindungi terhadap kemungkinan tertular. “Ataupun orang yang sakit tetapi tidak menyadari bahwa dirinya sakit untuk juga membatasi kemungkinan percikan droplet dia ke lingkungan sekitarnya,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Pentingnya Taiwan Menghadapi...
Pentingnya Taiwan Menghadapi Pandemi di Masa Depan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Berita Terkini
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved