Syaifullah Tamliha: Mardiono Katanya Mau Islah Kok Malah Copot Mencopot
Selasa, 13 September 2022 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
"Saya kader ideologis NU, masih ingat dengan pesan tokoh muda NU almarhum Subhan, ZE bahwa demokrasi dibunuh oleh orang-orang yang mengaku dirinya demokratis, dengan cara seolah-olah demokratis dan dalam forum yang seolah-olah demokratis. Ini yang terjadi hari ini dalam tubuh partai saya, PPP," tukasnya.
Tamliha menegaskan, uang tidak akan pernah mempersatukan orang. Sebaliknya dua saudara bisa saling membunuh karena berebut warisan ‘ghanimah’. "Hanya ideologi atau iman yang bisa mempersatukan orang," tegasnya.
Tamliha menduga pencopotannya karena berkaitan dengan keinginannya menegakkan AD/ART PPP. Menurut dia, pergantian Ketum itu sesungguhnya tidak bisa dilakukan tanpa Muktamar Luar Biasa (MLB).
"Mungkin saja. Saya hanya berupaya menegakkan AD/ART PPP. Menjadi Presiden buruk bagi PPP sudah dua kali terjadi, pergantian Ketua Umum tanpa MLB shg buat apa ada Muktamar? Jika seorang Ketum PPP bisa diganti hanya lewat rapat pengurus harian abal-abal yang dilanjutkan dengan Mukernas," tukas Tamliha.
Tamliha menegaskan, uang tidak akan pernah mempersatukan orang. Sebaliknya dua saudara bisa saling membunuh karena berebut warisan ‘ghanimah’. "Hanya ideologi atau iman yang bisa mempersatukan orang," tegasnya.
Tamliha menduga pencopotannya karena berkaitan dengan keinginannya menegakkan AD/ART PPP. Menurut dia, pergantian Ketum itu sesungguhnya tidak bisa dilakukan tanpa Muktamar Luar Biasa (MLB).
"Mungkin saja. Saya hanya berupaya menegakkan AD/ART PPP. Menjadi Presiden buruk bagi PPP sudah dua kali terjadi, pergantian Ketua Umum tanpa MLB shg buat apa ada Muktamar? Jika seorang Ketum PPP bisa diganti hanya lewat rapat pengurus harian abal-abal yang dilanjutkan dengan Mukernas," tukas Tamliha.
(muh)
Lihat Juga :