Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan Kapal Tangkapan, Susi Tepuk Tangan

Kamis, 02 Juli 2020 - 09:29 WIB
loading...
Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan...
Kapal asing pencuri ikan hasil tangkapan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Foto/dok KKP
A A A
JAKARTA - Ada perbedaan kebijakan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait perlakuan terhadap kapal pencuri ikan atau kapal tangkapan.

Di era kepemimpinan Susi Pudjiastuti, KKP menerapkan kebijakan tegas menenggelamkan kapal-kapal hasil tangkapan. Kata "tenggelamkan" pun menjadi ciri khas sosok Susi.

Sementara di era saat ini di bawah kepemimpinan Edhy Prabowo, KKP memilih untuk memanfaatkan kapal hasil tangkapan diberikan kepada kelompok nelayan dan menjadi bahan belajar anaka-anak sekolah perikanan.

"Jalan-jalan ke Parimana, Jangan lupa berbekal ikan, buat apa ditenggelamkan, lebih baik dimanfaatkan," tulis akun Twitter resmi KKP, @kkpgoid dengan gaya pantun, Selasa 1 Juli 2020.

Akun Twitter KKP juga memposting foto dan ucapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo yang menyatakan daripada ditenggelamkan, kapal hasil tangkapan lebih baik diberikan kepada kelompok nelayan dan menjadi bahan belajar untuk anak-anak sekolah perikanan.(Baca juga: Menteri KKP Berencana Kirim Jajarannya ke Norwegia, Supaya Apa? )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Menteri Trenggono Ungkap...
Menteri Trenggono Ungkap 100 Titik Kampung Nelayan Rampung Mei 2026
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan...
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan PNBP VMS untuk Nelayan Kecil
Pemakaman Jenazah 3...
Pemakaman Jenazah 3 Korban Jatuhnya Pesawat ATR, Wamen: Syuhada Penjaga Sumber Daya Kelautan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Rekomendasi
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved