Kemiskinan Perkotaan dan Risiko Banjir

Minggu, 04 September 2022 - 18:38 WIB
loading...
A A A
Ada tiga tiga temuan utama dari survei ini yaitu; Pertama, sementara orang kaya dan orang miskin sama-sama cenderung terpengaruh oleh kejadian banjir dengan intensitas tinggi. Orang miskin lebih mungkin terkena dampak dari kejadian banjir yang lebih kecil dan lebih sering.

Ketika ditanya tentang keterpaparan terhadap peristiwa banjir besar tertentu, rumah tangga yang lebih miskin dan lebih kaya memiliki kemungkinan yang sama untuk terkena dampak (seperti di Accra). Ketika ditanya tentang paparan banjir, seperti di Cap-Haïtien dan Dar es Salaam, orang miskin lebih mungkin terkena dampak.

Kedua, orang miskin tertarik ke daerah rawan banjir dengan perumahan murah dan aksesibilitas terhadap pekerjaan. Data menunjukkan bahwa rumah tangga yang mengalami risiko banjir lebih tinggi membayar sewa 14-56% lebih rendah di Accra dan Addis Ababa.

Di beberapa kota, rumah tangga yang terkena dampak tinggal lebih dekat dengan pekerjaan. Di Dar es Salaam, penerima pendapatan yang terkena dampak banjir setidaknya sekali, tinggal 13 menit lebih dekat ke tempat kerja daripada mereka yang tidak terkena dampak. Dan, mereka yang terkena dampak lebih dari sekali hidup lebih dari 25 menit lebih dekat untuk bekerja daripada mereka yang tidak terkena dampak banjir.

Akses terhadap pekerjaan memang menjadi pendorong bagi rumah tangga yang bermukim di daerah rawan banjir. Di kota-kota seperti Accra dan Addis Ababa, di mana daerah dengan kepadatan pekerjaan tinggi bukanlah yang paling menarik, tercermin dari nilai sewa yang lebih rendah, harga sewa bahkan lebih rendah ketika kepadatan pekerjaan dan risiko banjir tinggi.

Hasil ini menunjukkan bahwa rumah tangga miskin menerima risiko banjir untuk dapat hidup lebih dekat dengan pekerjaan. Ini juga terjadi di kota-kota besar di Indonesia yang rawan banjir seperti misalnya Jakarta.

Mereka cenderung tinggal di daerah banjir seperti di Pluit, sebagian wilayah Kampung Melayu, dan beberapa wilayah lain semata-mata karena dekat dengan akses ke tempat mereka bekerja atau mencari pekerjaan serabutan. Termasuk juga pemulung sampah dan pekerjaan yang sejenisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Gugatan UU IKN Ditolak...
Gugatan UU IKN Ditolak MK Pertegas Ibu Kota Negara Tetap Jakarta
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Wamensos: Sekolah Rakyat...
Wamensos: Sekolah Rakyat Jembatan Emas Keluar dari Kemiskinan
Tata Kelola Air Tanah...
Tata Kelola Air Tanah Berkelanjutan
Sekolah Rakyat Terobosan...
Sekolah Rakyat Terobosan Strategis Pendidikan Inklusif bagi Keluarga Miskin Ekstrem
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Rekomendasi
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Berita Terkini
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved