Legislator Demokrat Sebut Kenaikan Harga BBM Bikin Rakyat Makin Terpuruk
Minggu, 04 September 2022 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, alasan pemerintah untuk mencabut subsidi BBM karena hampir 70 persen dinikmati oleh kalangan mampu itu hanya membuktikan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja dengan baik. "Itu menjadi bukti bahwa pemerintah sangat lemah. Mengatur dan mendistribusikan BBM bersubsidi saja tidak mampu dan tidak tepat sasaran," ucapnya.
Dia melanjutkan, apalagi sebagai pengganti subsidi dengan bantuan langsung tunai (BLT), justru hal itu tidak akan efektif karena sifatnya sementara dan tidak merata. Dia berpendapat, seharusnya pemerintah fokus saja pada pemulihan dan pemerataan ekonomi agar kesejahteraan rakyat meningkat.
"Justru dengan BLT akan terjadi lagi hiruk-pikuk di masyarakat. Karena berhubungan lagi dengan data. Ada yang harusnya menerima tapi mereka tidak terdata, ini malah terjadi lagi gesekan sosial di masyarakat nantinya," tutur legislatordari Dapil Riau I ini.
Baca: Kritisi Kenaikan Harga BBM, Andi Arief: Pemerintah Sudah Melewati Batas
Dia pun mengingatkan pemerintah agar tidak mengorbankan rakyat karena ketidakcakapan dalam mengelola negara dengan baik. "Jangan korbankan rakyat kecil yang seharusnya kita dilindungi dan disejahterakan sesuai dengan UUD 45, tapi malah menyusahkan mereka karena pemerintah tidak bisa bekerja," tegasnya.
Dia melanjutkan, apalagi sebagai pengganti subsidi dengan bantuan langsung tunai (BLT), justru hal itu tidak akan efektif karena sifatnya sementara dan tidak merata. Dia berpendapat, seharusnya pemerintah fokus saja pada pemulihan dan pemerataan ekonomi agar kesejahteraan rakyat meningkat.
"Justru dengan BLT akan terjadi lagi hiruk-pikuk di masyarakat. Karena berhubungan lagi dengan data. Ada yang harusnya menerima tapi mereka tidak terdata, ini malah terjadi lagi gesekan sosial di masyarakat nantinya," tutur legislatordari Dapil Riau I ini.
Baca: Kritisi Kenaikan Harga BBM, Andi Arief: Pemerintah Sudah Melewati Batas
Dia pun mengingatkan pemerintah agar tidak mengorbankan rakyat karena ketidakcakapan dalam mengelola negara dengan baik. "Jangan korbankan rakyat kecil yang seharusnya kita dilindungi dan disejahterakan sesuai dengan UUD 45, tapi malah menyusahkan mereka karena pemerintah tidak bisa bekerja," tegasnya.
Lihat Juga :