Ingatkan Kader tentang Pemecatan, Megawati Sindir Siapa?

Rabu, 24 Agustus 2022 - 19:12 WIB
loading...
Ingatkan Kader tentang Pemecatan, Megawati Sindir Siapa?
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kader, untuk tidak melayangkan gugatan ke pengadilan atas pemecatan yang dilakukan partai. Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kader untuk tidak melayangkan gugatan ke pengadilan atas pemecatan yang dilakukan partai.

"Rasa-rasanya sampai hari ini kalau ada gugatan, saya sebagai ketum dan sekjen itu enggak pernah bisa dikalahkan," kata Megawati dalam pidatonya, di Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Tanpa Dipimpin Megawati, PDIP Dinilai Bisa Pecah

Megawati menegaskan, pilihan pemecatan yang dilakukan pihaknya bagi para kader senantiasa dilandasi AD/ART partai. Karena itu, Megawati mengingatkan bagi para mantan kader untuk membaca aturan partai sebelum melayangkan gugatan.

"Saya sebagai ketua umum boleh (pecat), di mana aturannya? AD/ART, makanya dibaca. Sudah enggak perlu gugat-gugat," tutur Mega.

Baca juga: Ganjar Tegaskan Capres PDIP Urusan Megawati

Mega pun menyinggung ada salah satu mantan kader PDIP yang melayangkan gugatan. Ia merasa heran dengan langkah yang dilakukan mantan bawahannya itu.

"Terus itu ada dari kita namanya Risma. Sampai hari ini, hahaa, saya ketawa sendiri. Dia lakukan gugat," ucap Mega.

"Supaya tahu, apa dia punya uang (lakukan gugatan)? No. Berarti siapa yang ongkosi dia? Itu Djarot," imbuhnya.

Dengan nada tinggi, Megawati mengingatkan bagi para kader yang dipecat melakukan gugatan. Baginya gugatan atas pemecatan itu akan merusak tatanan organisasi.

"Jadi pemimpin-pemimpin yang ada di PDI Perjuangan, saya ingatkan sekali lagi, siapa yang melakukan hal seperti itu, itu akan ada lagi perkataan saya, saya sabet. Merusak tatanan dari organisasi kita sendiri dan pemerintahan," ujar Mega dengan nada tinggi.

"Nah saya sebut namanya, merusak tatanan pemerintahan. Mau jadi negara apa kita? Kalian memilih begitu? Silakan," tegasnya.
(maf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2333 seconds (10.177#12.26)