Tanpa Dipimpin Megawati, PDIP Dinilai Bisa Pecah
Kamis, 01 April 2021 - 08:45 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam menilai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Megawati Soekarnoputri merupakan pemimpin karismatik. Dengan karismanya, kata Arif, Megawati akan tetap dipilih menjadi Ketum PDIP.
"Selain itu, ketokohan Megawati sebagai tokoh perekat yang menjaga soliditas partai juga menjadi sebab mengapa ia selalu dipilih jadi Ketum, tanpa harus melakukan money politics," kata Arif kepada SINDOnews, Kamis (1/4/2021).
Lalu, bagaimana nasib PDIP jika ketua umumnya bukan lagi Megawati? Arif menilai itu tentu sebuah pertanyaan besar bagi publik maupun internal PDIP.
Baca juga: Dua Kelompok Besar yang Incar Kursi Megawati di PDIP
"Sebab jika gagal memeroleh Ketum yang mampu menjaga soliditas partai, bisa jadi faksi-faksi politik di internal PDIP akan bermain 'liar' sehingga bisa memicu kerenggangan bahkan perpecahan," ujarnya.
Karena itu, menurut Arif, sosok pengganti Ketum PDIP harus mampu menjaga soliditas kader. Hal tersebut dinilainya penting untuk menjadi prioritas sebagai bahan pertimbangan. "Selain dapat memajukan dan membesarkan partai," katanya.
"Selain itu, ketokohan Megawati sebagai tokoh perekat yang menjaga soliditas partai juga menjadi sebab mengapa ia selalu dipilih jadi Ketum, tanpa harus melakukan money politics," kata Arif kepada SINDOnews, Kamis (1/4/2021).
Lalu, bagaimana nasib PDIP jika ketua umumnya bukan lagi Megawati? Arif menilai itu tentu sebuah pertanyaan besar bagi publik maupun internal PDIP.
Baca juga: Dua Kelompok Besar yang Incar Kursi Megawati di PDIP
"Sebab jika gagal memeroleh Ketum yang mampu menjaga soliditas partai, bisa jadi faksi-faksi politik di internal PDIP akan bermain 'liar' sehingga bisa memicu kerenggangan bahkan perpecahan," ujarnya.
Karena itu, menurut Arif, sosok pengganti Ketum PDIP harus mampu menjaga soliditas kader. Hal tersebut dinilainya penting untuk menjadi prioritas sebagai bahan pertimbangan. "Selain dapat memajukan dan membesarkan partai," katanya.
Lihat Juga :