Profil Kolonel Budi Iryanto, Penemu Kokain Senilai Rp1,2 Triliun yang Meninggal karena Sakit
Rabu, 24 Agustus 2022 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sepak terjangnya, Kolonel Budi pernah mengungkap temuan sekaligus penggagalan peredaran narkoba jenis kokain seberat 179 kg di Perairan Selat Sunda. Adapun nilai dari temuan kokai tersebut diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.
Baca juga: Tak Ada Tersangka, TNI AL Bakal Musnahkan 179 Kg Kokain di Selat Sunda
Atas prestasinya, Kolonel Budi Iryanto diganjar promosi jabatan menjadi Asisten Operasi (Asops) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak.
Berita meninggalnya Kolonel Laut Budi Iryanto sempat menimbulkan berbagai isu. Salah satunya adalah terkait penggagalan peredaran Kokain dengan nilai fantastis tersebut. Namun, berdasarkan laporan dari RSPAL dr Ramelan, pada 4 Agustus 2022, Kolonel Budi sebelumnya pernah datang ke RSPAL karena keluhan lemas.
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa Kolonel Budi menderita penyakit diabetes melitus. Sebagai penanganannya, dia menjalani terapi berupa transfusi PRC, Hemodialisa, Infus Albumin, hingga Antibiotik. Pada 18 Agustus 2022, Kolonel Budi Iryanto mengalami penurunan kesadaran, sehingga harus dipindah ke ICU sampai pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 20 Agustus 2022.
Baca juga: Tak Ada Tersangka, TNI AL Bakal Musnahkan 179 Kg Kokain di Selat Sunda
Atas prestasinya, Kolonel Budi Iryanto diganjar promosi jabatan menjadi Asisten Operasi (Asops) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak.
Berita meninggalnya Kolonel Laut Budi Iryanto sempat menimbulkan berbagai isu. Salah satunya adalah terkait penggagalan peredaran Kokain dengan nilai fantastis tersebut. Namun, berdasarkan laporan dari RSPAL dr Ramelan, pada 4 Agustus 2022, Kolonel Budi sebelumnya pernah datang ke RSPAL karena keluhan lemas.
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa Kolonel Budi menderita penyakit diabetes melitus. Sebagai penanganannya, dia menjalani terapi berupa transfusi PRC, Hemodialisa, Infus Albumin, hingga Antibiotik. Pada 18 Agustus 2022, Kolonel Budi Iryanto mengalami penurunan kesadaran, sehingga harus dipindah ke ICU sampai pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 20 Agustus 2022.
(abd)
Lihat Juga :